Dark/Light Mode

Urus Pertanian, Jokowi Dapat Penghargaan Dari FAO

Sabtu, 31 Agustus 2024 08:00 WIB
Presiden Joko Widodo menerima penghargaan Agricola Medal dari Direktur Jenderal Food and Agriculture Organization (FAO) Qu Dongyu di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/8/2024). Menteri Pertanian Amran Sulaiman ikut menyaksikan momen bersejarah ini. (Foto: Biro Pers)
Presiden Joko Widodo menerima penghargaan Agricola Medal dari Direktur Jenderal Food and Agriculture Organization (FAO) Qu Dongyu di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/8/2024). Menteri Pertanian Amran Sulaiman ikut menyaksikan momen bersejarah ini. (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mendapatkan peng­hargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Ag­riculture Organization/FAO) berupa Agricola Medal. Jokowi dinilai ber­hasil mengelola pangan dan pertanian di Tanah Air.

Penghargaan itu, diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu dalam sebuah seremoni yang diadakan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/8/2024).

Acara ini turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Men­teri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono.

Baca juga : Martin Manurung: NasDem Ingin Seleksi Partai Secara Alamiah

Penghargaan Agricola Medal merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan FAO kepada individu yang memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang pangan dan pertanian.

Agricola Medal tersebut disiapkan langsung oleh Kantor Pusat FAO di Roma, Italia. Bentuknya berupa dua medali berwarna emas yang dibingkai dalam pigura. Satu medali bergambarkan wajah Presiden Jokowi, dan kepingan lain bertuliskan 'Stronger Together for Resilient and Sustainable Agrifood Systems'.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penganugerahan tersebut. Menurut Kepala Negara, penghargaan Agricola Medal merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya dan dipersembahkan un­tuk seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga : Sonny Pudjisasono: Sebaiknya Angka PT 0 Persen Saja

“Penghargaan Agricola Medal ini kita persembahkan untuk seluruh petani, seluruh masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam memperkuat sektor pertanian,” ujar Presiden.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menekankan pentingnya kedaulatan dan kemandirian pangan sebagai kebutuhan dasar manusia yang tidak bisa ditunda atau diabaikan. Ia menggarisbawahi, negara memiliki kewajiban untuk mewujudkan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Program ketahanan pangan me­mang menjadi salah satu prioritas pemerintah karena Indonesia menyadari betul pentingnya kemandirian dan kedaulatan pangan, apalagi di tengah berbagai ketidakpastian dunia,” ungkap Presiden.

Baca juga : Luhut Evaluasi Pariwisata Bali

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo ini juga mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian sektor pertanian Indonesia yang mampu tumbuh 1,7 persen selama pandemi Covid-19 dan memberikan kontribusi sebesar 12,5 persen terhadap Produk Do­mestik Bruto (PDB) nasional pada tahun 2023.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari peran serta seluruh komponen bangsa dalam mewu­judkan ketahanan dan kemandirian pangan.

Jokowi berharap, penghargaan ter­tinggi di bidang pangan dan pertanian ini, dapat membangkitkan energi kolektif Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi ketahanan pangan dunia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.