Sebelumnya
Pada momen engagement discussion enjiner PLN IP memberikan keterangan tentang Transformasi Digitalisasi Pembangkit.
Para eksekutif Manajemen dari Gulf Energy Development Public Company Limited diberi gambaran menyeluruh mengenai teknologi dan sistem yang digunakan di REOC untuk memastikan efisiensi dan keandalan operasional.
Baca juga : Pertahankan Akuntabilitas, Waskita Karya Kembali Raih Predikat Baik Di ICORPAX
Selanjutnya, disimulasikan langsung bagaimana sistem REOC memantau lebih dari 21,08 GW yang tersebar di 35 Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) & 1 Unit Bisnis Pemeliharaan (UBH).
Dikelola dan dipantau secara realtime, diperlihatkan berbagai sistem dan teknologi mutakhir yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan performa pembangkitan yang beroperasi di seluruh Indonesia.
Baca juga : FSPPB Dan Yayasan IKAL Strategis Center Kembangkan Kebijakan Energi Nasional
Deputy Chief Executive Officer Gulf Energy K. Ravi Kurmarohita, salah satu dari Excecutive Management Gulf Energy menyampaikan kekagumannya serta harapan untuk dapat bekerja sama ke depannya.
"Transformasi digital pembangkit yang diterapkan PLN IP sungguh luar biasa, kesempatan besar bagi kami untuk menyaksikan dan mempelajari secara langsung pengoperasian REOC dan kami berharap bisa bekerjasama dalam waktu dekat,” ujarnya.
Seperti diketahui PT PLN (Persero) melalui Subholdingnya PLN IP terus melakukan pengembangan bisnisnya dikancah global.
Salah satu yang dilakukan yaitu dengan memperkenalkan REOC sebagai wujud taransformasi digital yang memberikan value creation untuk korporasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.