BREAKING NEWS
 

Raih Penghargaan “Innovative Leadership In Electric Transportation”

Anindya Bakrie: Sustainability Adalah Isu Sentral yang Harus Dikedepankan

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 15 Oktober 2024 12:40 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029 sekaligus pendiri dan Presiden Komisaris PT VKTR Teknologi Mobilitas atau Vektor, Anindya Bakrie (kiri). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024-2029 sekaligus pendiri dan Presiden Komisaris PT VKTR Teknologi Mobilitas atau Vektor, Anindya Bakrie, meraih penghargaan dari “Repnas (Relawan Pengusaha Muda Nasional) Sustainability Energy Awards” dalam kategori perorangan “Innovative Leadership In Electric Transformation Award”, di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (14/10/2024) malam.

Anindya menyatakan, perusahaannya mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Pertama, Vektor. Kedua, PT Bumi Resources Tbk melalui kategori perusahaan: Outstanding Leadership in The Green Energy Implementation.

"Saya apresiasi, bagus sekali acaranya Repnas ini. Mudah-mudahan dapat memberikan semangat, kalau bisa (berperan aktif dalam) mencapai angka-angka tinggi 8 persen pertumbuhan (ke depan), (dengan) tanpa melupakan biodiversitas yang Indonesia punya,” ucap Anindya.

Acara Sustainability Energy Awards merupakan bagian dari “Repnas National Conference & Awarding Night” dengan tema utama “Kolaborasi Pengusaha Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 persen. Selain Sustainability Energy Awards, juga dilangsungkan sesi acara pembukaan dan Futurepreneur Talks.

Baca juga : Dirut KAI Raih Penghargaan Heroes of The Transportation Industry

Anindya, yang hadir langsung menerima penghargaan menyampaikan, penghargaan itu bukan hanya miliknya pribadi, melainkan milik seluruh tim Vektor yang telah bekerja keras dan berdedikasi untuk mewujudkan visi perusahaan dalam menciptakan solusi transportasi listrik yang inovatif dan berkelanjutan.

“Isu sustainability atau keberlanjutan adalah isu sentral yang harus dikedepankan. Karena isu ini bukan saja untuk perbaikan lingkungan tapi juga merupakan bagian dari penggerak ekonomi. Apalagi misalnya ada hubungan dengan hilirisasi yang erat dengan nilai tambah,” terang Anindya.

Adsense

Sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah (public private partnership) dalam mendorong inovasi dan pembangunan berkelanjutan. 

Dia menerangkan, Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah ingin sekali mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan dilantikan 20 Oktober 2024 nanti. "Kita gunakan waktu yang ada agar dunia usaha dan Pemerintah dapat berjalan sejajar dan ujungnya untuk keberhasilan dan kesejahteraan masyarakat luas. Terima kasih atas penghargaannya Repnas dan maju terus, Indonesiaku!” ujar Anindya.

Baca juga : Susi, Menteri Yang Paling Fenomenal

Turut hadir dalam acara penghargaan tersebut di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua Repnas Anggawira, Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk Adika Nuraga Bakrie, serta beberapa anggota DPD dan para pengusaha muda.

Anindya menjelaskan, untuk Indonesia, berdasarkan data International Energy Agency (IEA), sektor transportasi menyumbang sekitar 23 persen dari total emisi CO2 nasional atau sebesar 147 juta ton CO2. Oleh karena itu, Vektor berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui teknologi transportasi 

listrik, khususnya membenahi bus listrik.

Anindya melanjutkan, pembelajaran mengenai kendaraan listrik agar semakin menjangkau khalayak umum. Manfaat bagi penggunanya jelas, yaitu tidak berbunyi dan tidak berbau. Manfaat bagi operator, yaitu lebih murah operasionalnya.

Baca juga : Bank DKI Jadi Tuan Rumah Porseni BUMD Jakarta 2024

"Manfaat bagi Indonesia-nya besar, karena subsidi bahan bakar menjadi turun dan tentu banyak yang tidak tahu bahwa penyakit-penyakit respiratory (infeksi saluran pernapasan) akibat emisi karbon sangat tinggi sampai menyentuh jumlah 1 miliar dolar AS setahun dari penggunaan BPJS (Kesehatan),” ujarnya.

Anindya menambahkan, Vektor adalah perusahaan pertama di Indonesia yang melakukan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sudah lebih dari 40 persen. Pabrik Vektor direncanakan dalam waktu dekat akan menjadi pabrik bus listrik dan truk listrik pertama di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense