Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Selangkah Lagi, Luis de la Fuente Ukir Sejarah
- Fabio Calonego Bakal 2 Musim Lagi Bareng Persija
- Tak Masuk Proyeksi Musim 2026/27, Persib Lepas Dimas Drajad
- Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2030
- Kasus Korupsi & TPPU, Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok
RM.id Rakyat Merdeka - Spanyol tinggal selangkah lagi mengukir sejarah dengan merebut gelar juara Piala Dunia 2026. Keberhasilan menembus partai final usai mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal tak lepas dari tangan dingin pelatih Luis de la Fuente yang terus menuai pujian dari para tokoh sepak bola Negeri Matador.
Sejak ditunjuk menangani timnas Spanyol pada Desember 2022, De la Fuente sukses mengubah La Roja menjadi salah satu tim paling konsisten di dunia.
Di bawah arahannya, Spanyol menjuarai UEFA Nations League 2023, mengangkat trofi Euro 2024, menjadi finalis UEFA Nations League 2025, dan kini berpeluang menambah koleksi gelar dengan menjuarai Piala Dunia 2026.
Baca juga : Melemah Lagi, Rupiah Dibuka Di Level Rp 17.872
Mantan bek kiri Spanyol, Manolo Jimenez, menilai kesuksesan De la Fuente bukan sesuatu yang instan. Menurutnya, pelatih berusia 65 tahun itu telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras sejak masih menjadi pemain hingga membina akademi Sevilla.
"Luis adalah sosok yang baik, pekerja keras, dan tidak pernah menyerah. Semua yang diraihnya sekarang merupakan hasil kerja kerasnya sendiri. Saya bangga melihatnya berada di puncak sepak bola Spanyol," ujar Jimenez kepada FIFA.
Pujian senada datang dari mantan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Tito Blanco. Ia mengaku sudah mengenal karakter De la Fuente sejak 2011 dan menilai federasi tidak salah menunjuknya sebagai pelatih tim nasional senior.
Baca juga : Luis de la Fuente, Sosok Ayah Bagi Lamine Yamal Cs
"Saat dia dipromosikan menjadi pelatih timnas senior, kami yakin telah membuat keputusan yang tepat. Saya rasa tidak ada kandidat yang lebih baik," katanya.
Pelatih Timnas Spanyol U-21, Santi Denia, yang bekerja bersama De la Fuente selama 14 tahun, mengungkapkan salah satu kelebihan rekannya itu adalah kemampuan mengelola pemain. Menurut Denia, De la Fuente memahami karakter setiap pemain sehingga mampu membangun tim yang solid.
"Luis sangat memahami para pemain. Dia tahu siapa yang tepat dimainkan dan bagaimana memaksimalkan potensi mereka. Itulah yang membuat Spanyol terus meraih hasil positif," ujarnya.
Baca juga : Kata Luis de la Fuente Usai Spanyol Ditahan Tanjung Verde
Sementara itu, legenda Spanyol Fernando Hierro menilai De la Fuente berhasil menciptakan suasana kekeluargaan di dalam skuad. Kebersamaan itu menjadi modal penting selama menjalani turnamen panjang seperti Piala Dunia.
"Mereka seperti sebuah keluarga. Semua menikmati kebersamaan dan itu menciptakan atmosfer yang luar biasa. Di Piala Dunia, faktor tersebut sangat penting," kata Hierro.
Kini, De la Fuente tinggal selangkah lagi mengukir sejarah. Jika mampu membawa Spanyol mengalahkan Argentina pada final di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) WIB, ia akan melengkapi koleksi trofinya sekaligus mengantarkan La Roja kembali menjadi juara dunia setelah penantian selama 16 tahun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya