BREAKING NEWS
 

Blue Bird Catat Pendapatan Tumbuh 13 Persen Hingga Kuartal III 2024

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 1 November 2024 16:02 WIB
Blue Bird terus menunjukkan tren kinerja positif mencatatkan pendapatan meningkat 13 persen. (Ilustrasi Blue Bird)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Blue Bird Tbk (Blue Bird) terus menunjukkan tren kinerja positif secara berkelanjutan, dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,66 triliun, atau meningkat 13 persen secara Year-on-Year (YoY) hingga kuartal III (Q3) 2024.

Direktur Utama Blue Bird Adrianto Djokosoetono mengatakan, raihan kinerja positif ini ditopang pendapatan pada Q3 sebesar Rp 1,3 triliun, naik 11 persen secara quarter-on-quarter  (QoQ) dan 17 persen secara YoY.

Perseroan juga mencatatkan, laba sebesar Rp 442 miliar dengan pertumbuhan 20 persen YoY.

Tak hanya itu, pada basis kuartalan (QoQ), laba Blue Bird juga menunjukkan peningkatan signifikan, yakni Rp 176 miliar, naik 69 persen dibandingkan Q3 2023 dan 18 persen dibandingkan Q2 2024.

Baca juga : Ekonomi Tumbuh 8 Persen, Airlangga Bilang Bukan Mustahil

"Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan kinerja di seluruh segmen bisnis," ujar Adrianto, melalui siaran pers, Jumat (1/11/2024).

Selain itu, layanan taksi juga tumbuh 11 persen secara YoY, didukung oleh pertumbuhan pengguna aplikasi MyBluebird yang melonjak lebih dari 4 kali lipat sejak 2020, sebagai langkah transformasi digital perusahaan.

Selain Jakarta, kata Andrianto, kota-kota operasional lainnya seperti Bandung, Yogyakarta dan Surabaya juga menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Adsense

Sementara itu, pada segmen rental, shuttle dan layanan lainnya, turut meningkat 20,7 persen secara YoY.

Baca juga : Ditopang Bisnis Digital, Pendapatan Telkom Tembus Rp 112,2 Triliun Di 2024

 Adrianto menambahkan, di Q3 2024, aktivitas bisnis Bluebird ditandai oleh ekspansi dan diversifikasi layanan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Misalnya, layanan Bluebird, Goldenbird dan Cititrans hadir di Balikpapan dan Samarinda, seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bahkan, perseroan juga melakukan diversifikasi bisnis pada layanan taksi yang menawarkan reservasi layanan sewa berbasis jam (hourly) untuk taksi.

Adrianto memastikan, Blue Bird secara konsisten memberikan update fitur aplikasi MyBlue Bird, pelanggan dapat melihat kontribusi langsung dalam mengurangi emisi karbon.

Baca juga : Bank DKI Genjot Pembiayaan UMKM, Tumbuh 15,54% Di Kuartal III 2024

"Sebagai pionir mobilitas berkelanjutan, sejak 2018 Blue Bird berhasil mengurangi lebih dari 188.000 ton emisi karbon hingga kuartal ketiga 2024," ungkapnya.

Ia menambahkan, komitmen Blue Bird lebih dari penerapan armada ramah lingkungan. Sebab, perseroan membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan untuk mendukung operasional, dengan menggunakan lebih dari 3.500 armada ramah lingkungan berbasis EV (Electric Vehicle) dan CNG (Compressed Natural Gas).

"Hasil ini, juga membawa saham perseroan masuk ke indeks ESGQ 45 IDX KEHATI dan ESG SL IDX KEHATI, indeks saham berbasis ESG sejak Juni 2024," pungkas Adrianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense