BREAKING NEWS
 

PTPN Group Siapkan Strategi Revitalisasi Industri Karet Nasional

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 20 November 2024 19:59 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Karet alam telah lama menjadi komoditas strategis bagi perekonomian Indonesia, terutama sebagai akselerator pembangunan daerah pedesaan di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Komoditas ini menopang kehidupan sekitar 2,1 juta rumah tangga petani dan memberikan kontribusi devisa sebesar USD 1,76 miliar pada tahun 2023.

Kepala Pusat Penelitian Karet, Suroso Rahutomo, dalam International Rubber Conference 2024 yang digelar bersama International Rubber Research and Development Board (IRRDB) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta, Selasa-Kamis 19 sampai 21 November 2024.

“Karet alam terus memainkan peran penting di sektor pertanian Indonesia, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Kemampuan perkebunan karet dalam menyerap karbon, konservasi tanah dan air menjadikannya salah satu komoditas yang ramah lingkungan,” ujar Suroso dalam keterangannya, Rabu (20/11/2024).

Baca juga : Bamsoet Ingatkan, Ego Sektoral Bisa Akibatkan Industri Manufaktur Mati Suri

Meskipun perannya strategis, kinerja industri karet alam dalam negeri mengalami tren penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini turut berdampak pada ekspor karet alam Indonesia yang turun hingga 8,36 persen per tahun.

Adsense

Suroso menyebut beberapa faktor penyebabnya, mulai dari rendahnya harga karet selama lebih dari satu dekade, wabah penyakit Pestalotiopsis yang mengurangi produktivitas hingga 40 persen sejak 2018, hingga dampak perubahan iklim yang membuat musim menjadi terlalu kering atau basah.

Wakil Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna dalam keynote speech- nya mengatakan bahwa revitalisasi industri karet alam menjadi agenda penting bagi PTPN dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan nasional.

Baca juga : Menteri Nusron Siapkan 50 Hektare Untuk Relokasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi

“Karet alam bukan hanya komoditas strategis bagi perekonomian nasional, tetapi juga simbol penghidupan bagi jutaan keluarga petani di pedesaan. Kami berkomitmen untuk memastikan industri ini tetap menjadi salah satu pilar utama ekonomi Indonesia,” ujar Denaldy.

Ia menyebut bahwa PTPN sedang fokus pada upaya peremajaan kebun karet dengan varietas unggul serta pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas.

PTPN juga bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan industri hilir berbasis karet alam di dalam negeri.

Dengan begitu, ketergantungan pada pasar ekspor dapat diminimalkan, dan nilai tambah bagi karet alam dapat dirasakan langsung di tanah air.

Baca juga : Kadin Siapkan 7 Langkah Strategis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Denaldy juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi petani karet, termasuk insentif harga, subsidi pupuk dan fasilitasi peremajaan tanaman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense