BREAKING NEWS
 

Mau Tinggal di Luar Negeri? Simak Tips Finansial dari Gisela Cindy

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 24 Desember 2024 18:05 WIB
Mantan artis cilik Gisela Cindy (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banyak warga Indonesia yang ingin tinggal di luar negeri, baik itu karena tingginya gaji, kualitas hidup yang lebih baik, peluang sosial-ekonomi yang lebih luas, atau prestise. Per September 2023, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri (Kemlu), sebanyak 2.276.722 warga Indonesia tinggal di luar negeri. Namun, menetap di negara orang tidaklah mudah, terutama dalam hal persiapan finansial.

Wise, perusahaan teknologi global yang menciptakan cara terbaik untuk mengirim dan mengelola uang ke seluruh dunia, meminta mantan artis cilik Gisela Cindy untuk membagikan tips persiapan finansial bagi sesama warga Indonesia yang ingin pindah ke luar negeri.

Gisela telah meninggalkan dunia akting sejak 2012 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Kanada dan telah tinggal di sana hingga kini. Berikut adalah tiga tips persiapan finansial dari Gisela Cindy untuk para calon migran:

1. Lakukan riset mengenai biaya hidup di negara tujuan

Sebelum pindah ke luar negeri, penting untuk melakukan riset dan memahami besaran biaya hidup di negara tujuan, terutama biaya akomodasi, yang menjadi biaya terbesar. Bagi mereka yang pindah melalui jalur visa kerja, memahami biaya hidup juga penting agar lebih selektif dalam melamar pekerjaan di luar negeri, sehingga dapat memastikan gaji yang ditawarkan dapat mencukupi biaya hidup.

Baca juga : Prabowo Tak Kenal Lelah

Gisela menuturkan, waktu memutuskan pindah ke luar negeri dulu, dirinya sangat spontan. Dia tidak sempat melakukan banyak riset tentang biaya hidup di Kanada.

"Saya cukup beruntung karena memiliki teman Indonesia di Kanada dan ada agensi pendidikan internasional di Indonesia yang bantu mencarikan tempat tinggal mengurus proses administrasinya,” ungkap Gisela, seperti keterangan yang diterima redaksi, Selasa (24/12/2024).

Namun, lanjut dia, perjalanan setiap orang memiliki tantangannya masing-masing. "Jadi sebaiknya lakukan riset menyeluruh tentang biaya hidup di sini untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang berapa banyak dana awal yang akan dibutuhkan,” sarannya.

2. Bersiap untuk investasi dalam pendidikan
Adsense

Gisela memulai perjalanan pindah ke luar negeri dengan melanjutkan pendidikan tingginya di Kanada. Meskipun biaya kuliah luar negeri bisa mahal, statusnya sebagai mahasiswa internasional memberikan Gisela kesempatan untuk bekerja sambil belajar. Tak hanya itu, hal ini juga membantu Gisela mendapatkan pekerjaan full-time dan akhirnya memenuhi syarat untuk mendapatkan permanent residency.

Baca juga : Digitalisasi dan Ekspansi BNI ke Luar Negeri Dijempolin Anggota DPR

Salah satu proses mendapatkan permanent residency di Kanada didasarkan pada sistem poin yang disebut Comprehensive Ranking System (CRS). Faktor seperti pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa, dan jabatan pekerjaan berkontribusi pada jumlah poin yang dikumpulkan.

“Semakin tinggi title pekerjaan dan banyaknya pengalaman, nilai poinnya semakin tinggi. Satu tahun setelah aku kerja full-time sudah berhasil dapat permanent residence," jelasnya.

Selain melanjutkan pendidikan tinggi, calon migran asal Indonesia juga perlu mempersiapkan diri untuk mengikuti sertifikasi dan kursus bahasa asing sesuai dengan negara yang dituju, yang juga dapat menambah biaya tambahan sebelum pindah ke luar negeri.

3. Perhatikan biaya dan markup nilai tukar ketika mengirim uang ke luar negeri

Jika berencana mengirim uang ke luar negeri, seperti ke rekening bank lokal di negara tujuan, penting untuk memilih penyedia layanan yang menawarkan nilai kurs tengah, seperti yang bisa kita lihat di Google.

Baca juga : PMI Ilegal di Luar Negeri Capai 5 Juta Lebih

“Dulu keluarga di Indonesia sering kirim uang ke saya menggunakan layanan pengiriman uang tradisional, tapi ternyata biaya transfernya mahal banget. Selain itu, saya menyadari bahwa kursnya juga di-markup," ucapnya.

Kemudian, Gisela menemukan Wise, yang menawarkan biaya rendah dan nilai tukar yang transparan. "Saya juga bisa memantau nilai tukar melalui aplikasi di HP dan mendapatkan notifikasi nilai tukar secara real-time, yang sangat membantu setiap kali saya perlu menerima atau mengirim uang ke luar negeri,” ungkapnya.

Melalui pengalamannya, Gisela berharap tips yang dibagikannya dapat membantu masyarakat Indonesia yang berencana untuk bekerja atau menetap di luar negeri, sehingga mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan dan dapat meraih kesuksesan di negara tujuan mereka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense