BREAKING NEWS
 

Dorong Hilirisasi Industri Baja Nasional

PT Tata Metal Lestari Perkuat Ekspor Baja Lapis ke AS

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 5 Maret 2025 20:20 WIB
Foto: PT Tata Metal Lestari.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Tata Metal Lestari, bagian dari Tatalogam Group dan anggota The Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA), kembali mencatatkan pencapaian gemilang dengan mengekspor 5.000 ton baja lapis ke Amerika Serikat.

Kolaborasi strategis dengan PT Krakatau Baja Industri, anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, menunjukkan semakin kuatnya daya saing baja Indonesia di pasar global.

Ekspor ini mencakup produk unggulan seperti Nexalume, Nexium, dan Nexcolor, yang telah memenuhi standar internasional dan diminati oleh pasar AS.

Nilai ekspor kali ini mencapai 7,2 juta dolar AS, sekaligus menjadi bukti keberhasilan industri baja hilir nasional dalam mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah.

Executive Director The Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA), Harry Warganegara, menyampaikan bahwa IISIA menyambut baik kolaborasi strategis antara PT Tata Metal Lestari dan PT Krakatau Baja Industri, yang merupakan anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dalam ekspor produk baja lapis ke AS. 

Baca juga : Menteri Bahlil Siapkan Kepmen yang Wajibkan Eksportir Batu bara Gunakan HBA

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa industri baja nasional mampu menghasilkan produk hilir bernilai tambah tinggi dan berdaya saing di pasar global,” ujar Harry.

Dia menyebut, IISIA juga memandang langkah ini tidak hanya mendukung program hilirisasi nasional, tetapi juga memperkuat sinergi antar pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan industri baja yang berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia.

Vice President of Operations PT Tata Metal Lestari, Stephanus Koeswandi, menyampaikan bahwa ekspor ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara industri baja hulu dan hilir di Indonesia.

Adsense

Pihaknya terus berkomitmen untuk menghadirkan produk baja berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

“Dukungan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Krakatau Baja Industri sebagai penyedia bahan baku berkualitas tinggi memungkinkan kami untuk terus memperluas ekspor dan meningkatkan daya saing industri baja nasional,” ujar Stephanus.

Baca juga : PBNU Dorong Hilirisasi Sawit Berkelanjutan Lewat Peremajaan Sawit Rakyat

Direktur Utama PT Krakatau Baja Industri, Arief Purnomo, menambahkan, PT Krakatau Baja Industri memiliki kapasitas produksi hingga 90 ribu ton bahan baku baja lapis per tahun, yang menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam pencapaian ekspor ini.

Ekspor ini tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem industri baja di Indonesia.

Hilirisasi industri baja adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk nasional.

Keberhasilan ekspor ini membuka peluang lebih besar bagi perusahaan baja Indonesia untuk masuk ke pasar internasional yang lebih luas.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekspor baja Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif, dengan total ekspor baja nasional mencapai 6,5 juta ton pada tahun 2024, meningkat 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga : Inspirasi Industri Kreatif Nasabah PNM Mekaar Dari Limbah Daur Ulang

Pencapaian ini menegaskan bahwa industri baja hilir Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.

PT Tata Metal Lestari menargetkan ekspansi ke lebih banyak negara, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekspor non-migas.

Dengan inovasi berkelanjutan dan kemitraan strategis, perusahaan optimis dapat terus berkontribusi dalam pertumbuhan industri baja nasional dan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense