RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) merilis posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Februari 2025 sebesar 154,5 miliar dolar AS atau setara Rp 2.521,7 triliun. Cadev menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2025 sebesar 156,1 miliar dolar AS atau Rp 2.547,8 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri Pemerintah.“Termasuk kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah, sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi,” ucapnya dalam keterangan resmi, Jumat (7/3/2025).
Baca juga : Konsumsi Rumah Tangga Turun, Jakarta Alami Deflasi 0,29 Persen Pada Februari 2025
Posisi cadev pada akhir Februari 2025 setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
“BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” katanya.
Baca juga : Jasa Raharja Bukukan Laba Rp 1,3 Triliun pada 2024
Ke depan, BI memandang posisi cadangan devisa memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal.
Prospek ekspor yang tetap positif serta neraca transaksi modal dan finansial yang diprakirakan tetap mencatatkan surplus, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik, mendukung tetap terjaganya ketahanan eksternal.
Baca juga : Pramono Anung Ikuti Retret Kepala Daerah 21-28 Februari 2025
“BI terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal, sehingga dapat menjaga stabilitas perekonomian dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.