Sebelumnya
Parman mengungkapkan, aset eks BLBI seluas 3,7 ha berada di Lippo Karawaci. Lahan yang cukup strategis tersebut membuat Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tembus Rp 10 juta-Rp 12 juta per meter persegi.
"Kita sih mau supaya NJOP-nya jangan terlalu mahal juga. Agar rumahnya memang dapat dibeli dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kalau Pemerintah Daerah (Pemda) bisa turunin, kita turunin harganya," kata Parman.
Menurut Parman, peruntukan tanah eks BLBI di Lippo Karawaci untuk hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) merupakan hal yang unik. Sebab nantinya hunian MBR akan berdekatan dengan lapangan golf.
Baca juga : Siapkan Layanan Bengkel & Derek 24 Jam, BRI Insurance Manjakan Para Pemudik
“Nah, kita perlu terobosan baru. Diharapkan juga mereka penghuni bisa bekerja di daerah sekitar situ tentunya. Nanti kita training juga ya si pemiliknya jangan di golf view tiba-tiba ada jemuran-jemuran ya aneh-aneh lagi nanti,” tukas Parman.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait optimis program 3 juta rumah bisa terwujud. "Kita nggak bisa berpikir pesimis, kita harus optimis. Ada kok lahannya," kata Ara, Jumat (21/3/2025).
Ara lalu menegaskan pihaknya akan terus berusaha, bekerja, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan program tersebut. "FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) juga tahun ini mudah-mudahan paling banyak dengan dukungan dari semua pihak," ungkap dia.
Baca juga : Kementerian PU Bantu Sukseskan Program MBG
Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan, tahun ini sudah ada 39.147 unit rumah FLPP yang tersalurkan.
Penyaluran akan terus berjalan dengan porsi pembiayaan 75 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan 25 persen perbankan alias skema 75:25.
"Kita nggak ada isu terhenti ya terkait dengan penyaluran tahun ini. Sampai saat ini sudah 39.147 unit per hari ini yang kita salurkan dari 1 Januari sampai 21 Maret 2025," tutur Heru.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.