RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,03 persen ke level Rp 16.864 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.859,5 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah. Baht Thailand melemah 0,12 persen, yen Jepang melemah 0,37 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,47 persen.
Baca juga : Rupiah Loyo Di Posisi Rp 16.863 Per Dolar AS
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,15 persen ke level 98,88. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 19.127, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,19 persen ke level Rp 22.417, dan terhadap dolar Australia menguat 0,42 persen ke level Rp 10.772.
Analis Pasar Keuangan Lukman Leong mengatakan, meski melemah, rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak akan memecat Gubernur bank sentral AS, The Fed, Jerome Powell.
Baca juga : Rupiah Perkasa Ke Rp 16.811 Per Dolar AS
"Selain itu Menkeu AS Scott Bessent menyebutkan akan adanya kesepakatan dengan China dalam waktu dekat," katanya, Rabu (23/4/2025).
Ia memproyeksi, nilai tukar upiah bergerak di rentang Rp 16.750 - Rp 16.900 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.