BREAKING NEWS
 

Hampir Sembilan Tahun Belum Kelar

Pemerintah Kebut Lagi Perundingan I-EU CEPA

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Senin, 28 April 2025 07:00 WIB
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. (Foto: Dok. Kemendag).

 Sebelumnya 
Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menyatakan, target Indonesia untuk menyelesaikan perundingan I-EU CEPA pada semester Itahun 2025 mungkin tercapai asalkan ada kemauan politik dari kedua belah pihak.

“Ini akan sangat membantu Indonesia dalam mencapai ambisi ekonominya. Penyelesaian I-EU CEPA sangat mungkin dilakukan tahun ini,” ujar Gerritsen, dikutip dari Bisnis.com, Kamis (24/4/2025).

Baca juga : Layanan Transportasi Harus Sistematis Dan Terintegrasi

Menurutnya, sekitar 85 persen isi perjanjian telah disepakati. Hanya sekitar 15 persen isu yang masih perlu dibahas. Gerritsen menambahkan, Ketua Negosiator Uni Eropa dijadwalkan datang ke Jakarta pekan depan untuk memulai putaran baru negosiasi I-EU CEPA.

Gerritsen mengungkapkan, salah satu isu penting yang masih jadi kendala adalah hambatan non-tarif (non-tariff barriers). Termasuk proses birokrasi dan kerangka hukum yang perlu diperbaiki untuk memudahkan investasi Uni Eropa di Indonesia.

Baca juga : Raih Gelar Juara Copa del Rey, Barca Dekati Treble Winner

“Hambatan non-tarif ini dihapus, dan Uni Eropa mengonfirmasi kesediaan menurunkan beberapa tarif, maka I-EU CEPA bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Senada, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen turut menyatakan dukungan terhadap penyelesaian I-EU CEPA.

Baca juga : Piala Sudirman 2025, Tim Merah Putih Gunduli Inggris

Rasmussen menuturkan, sebagai negara anggota Uni Eropa, Denmark mendukung hubungan yang lebih erat antara Uni Eropa dan Indonesia. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Senin, 28 April 2025 dengan judul "Hampir Sembilan Tahun Belum Kelar, Pemerintah Kebut Lagi Perundingan I-EU CEPA"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense