BREAKING NEWS
 

Surveyor Indonesia Gandeng Dimitra Dorong Petani Kopi dan Kakao Mendunia

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 28 April 2025 20:38 WIB
Penandatanganan kerja sama antara PT Surveyor Indonesia (PTSI) dengan Dimitra Incorporated (Foto: PSTI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Surveyor Indonesia (PTSI) menandatangani nota kesepahaman dengan Dimitra Incorporated (Dimitra) mengenai komitmen bersama dalam pendampingan dan dukungan petani komoditas kopi dan kakao terkait ekspor. Hadir dalam penandatanganan ini Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Sandry Pasambuna dan Regional Director South East Asia Dimitra Incorporated Ricky Tanudibrata.

PT Surveyor Indonesia, yang memiliki visi besar dalam bidang keberlanjutan dan ketertelusuran komoditas, menggandeng Dimitra sebagai mitra global dalam membantu pelaku industri dan petani-petani komoditas kopi dan kakao untuk dapat memenuhi poin-poin keberlanjutan. Sehingga komoditas tersebut dapat diekspor dan diterima pasar global.

Baca juga : Ikatan Notaris Indonesia Siap Fasilitasi Akta Pembentukan 80 Ribu Kopdes Merah Putih

PT Surveyor Indonesia merupakan inisiator dari berbagai program keberlanjutan. Seperti Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM), ketertelusuran komoditas, business matching antara pelaku UMKM komoditas dan korporasi, serta sebagai pelaku industri Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC) yang memiliki keandalan dalam bidang keberlanjutan. PT Surveyor Indonesia akan membawa teknologi agrikultur yang dimiliki Dimitra dalam upaya meningkatkan ketangguhan sistem berusaha yang mendongkrak kemampuan ekspor, memastikan  dan keberlanjutan bagi para pelaku industri komoditas kopi dan kakao, serta konservasi lahan.

Adsense

“Melalui kolaborasi ini, kami optimis untuk dapat meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk kopi dan kakao asal Indonesia, buah keringat petani-petani lokal kita yang produknya sangat berkualitas dan layak mendunia,” ujar Sandry Pasambuna, dalam sambutannya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Senin (28/4/2025).

Baca juga : Prabowo Yakin, Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

Kepercayaan tersebut, lanjutnya, tentu akan meningkatkan daya serap produk kopi dan kakao Indonesia. “Dampaknya, petani lokal akan semakin sejahtera, keberlanjutan lingkungan dan komoditas akan terjaga, serta Indonesia akan semakin kokoh sebagai negara pemasok komoditas pertanian yang tidak hanya terjamin kualitasnya, namun juga terjaga aspek keberlanjutannya.” pungkasnya.

Layanan digital Connected Farmer dari Dimitra kini tersedia untuk para petani di seluruh dunia. Platform ini ditujukan untuk mendukung petani kecil dalam mencatat aktivitas pertanian mereka, membuat dan menerima laporan dashboard secara rinci, serta mendapatkan rekomendasi yang memungkinkan para petani mengambil keputusan berbasis informasi, yang secara langsung berdampak pada profitabilitas dan peningkatan standar hidup mereka.

Baca juga : Pelindo Solusi Logistik Dorong Kepemimpinan Perempuan

Platform ini mengintegrasikan serangkaian teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI), blockchain, satelit, drone, serta sensor IoT. Semuanya memberikan data yang dapat langsung diimplementasikan petani untuk meningkatkan operasi mereka secara tertelusur dengan baik, baik dari sisi keuangan maupun keberlanjutan.

"Inti dari proyek ini adalah untuk memfasilitasi kesiapan ekspor berbasis data bagi produk kopi dan kakao unggulan Indonesia, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional dan persyaratan EUDR (European Union Deforestation Regulations)," ujar Chief Executive Officer Dimitra Jon Trask, melalui pesan video.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense