BREAKING NEWS
 

Agrinas Bakal Dapat Suntikan Modal Rp 8 Triliun

Swasembada Pangan Buka Peluang Ekonomi Tumbuh

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Senin, 19 Mei 2025 07:05 WIB
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wir­joatmodjo. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah Pemerintah menggenjot program Swasembada Pangan, sudah tepat. Upaya ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam mewujud­kan swasembada pangan. Salah satunya dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusan­tara (BPI Danantara) yang bakal menyuntikkan modal untuk operasional BUMN Pangan.

PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) disebut-sebut menjadi salah satu BUMN yang akan mendapatkan kucuran dana tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wir­joatmodjo dalam peluncuran PT Agrinas Pangan Nusantara di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Pria yang akrab disapa Tiko ini menegaskan, Pemerintah serius menggenjot program Swasembada Pangan. Hal itu tercermin dari rencana pembe­rian suntikan modal untuk tiga perusahaan pelat merah.

Baca juga : RI-Inggris Kerek Kerja Sama Perdagangan Dan Investasi

Ketiganya adalah PT Indra Karya (Persero) yang berubah menjadi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), dan PT Yodya Karya menjadi PT Agri­nas Pangan Nusantara (Persero), dan PT Virama Karya yang men­jadi Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).

“Agar mendapatkan dana segar tersebut, maka perusahaan pelat merah itu membuat strategi bisnis ataupun rencana korporasi jangka panjang yang jelas,” terang Tiko.

Suntikan dana tersebut, imbuh Tiko, bisa digunakan Agrinas untuk menjalankan program swasembada pangan yang di­canangkan Pemerintah.

Menurut Tiko, meskipun semua BUMN telah dikendalikan Danantara, pihaknya me­mastikan akan tetap mengawasi dengan ketat pembentukan susunan direksi hingga komisaris di tubuh Agrinas.

Menyoal ini, Pengamat BUMN dari Universitas Indo­nesia (UI) Toto Pranoto berpendapat, kehadiran Danan­tara diharapkan bisa membuka peluang untuk mencapai target Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya program swasembada pangan.

Baca juga : Taman 24 Jam Rawan Jadi Tempat Esek-esek

“Selain itu, juga menjadi ja­lan bagi Pemerintah untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen,” katanya ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sebab, kata Toto, kehadiran Danantara bukan hanya fokus untuk mencari investor. Tetapi juga turun tangan membenahi dan membantu BUMN yang masih sakit, hingga perusa­haan pelat merah yang tengah berkembang.

Dia menegaskan, kehadiran Danantara pasca perevisian Undang-Undang (UU) BUMN, diyakininya mampu mendorong pengelolaan BUMN menjadi lebih baik.

Perusahaan yang dimiliki negara disebut bakal mampu meningkatkan penciptaan nilai dan membuat kinerjanya bisa setara dengan Temasek di Singapura ataupun SASAC (State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council) di China.

Adsense

Danantara juga dinilai akan memiliki peran strategis, bukan saja sebagai pengelola BUMN, tetapi juga pengelola investasi.

Baca juga : Crystal Palace Raih Piala FA Perdana, The Citizens Zonk!

“(Kehadiran) Danantara bu­kan berarti meniadakan peran Kementerian BUMN. Kemen­terian BUMN menjadi penga­was, Danantara yang berperan sebagai eksekutor,” ucapnya.

Nantinya, lanjut Toto, bantuan pendanaan dari Danantara kepa­da BUMN Pangan, diharapkan membantu Pemerintah mewu­judkan swasembada pangan.

“Tugas holding BUMN operasional adalah menjalankan fungsi pengelolaan BUMN secara optimal, supaya value creation bisa ditingkatkan,” terangnya.

Sementara fungsi holding investasi, kata Toto, adalah menjalankan mandat supaya Danantara bisa berperan strategis.

Terutama dalam melakukan proses investasi untuk memban­tu pembangunan sektor strategis yang diprioritaskan Pemerintah. Misalnya, ketahanan energi, ketahanan pangan, dan lainnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense