RM.id Rakyat Merdeka - PT Borneo Indobara (BIB) menggandeng PT Anugerah Samudera Madanindo (ASM) dalam mengatasi proses rantai pasok batu bara dari dermaga Bunati, Kalimantan Selatan.
Keterlibatan ASM diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional pelabuhan batu bara.
Direktur Utama PT ASM Faris Muhammad Abdurrahim mengatakan perusahannya memiliki reputasi bagus dalam pelayanan penyediaan fasilitas pelabuhan tambang di Kalsel.
"Dengan rekam jejak yang kuat dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan batu bara, ASM memahami kompleksitas kebutuhan teknis dan keselamatan kerja di area tambang terpencil, serta mampu memberikan solusi cepat dan tepat sasaran," kata Faris, dalam keterangannya, Senin (16/6/2025).
Faris mengaku ASM berhasil mendukung proyek-proyek besar seperti operasional PLTU Batang dan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Baca juga : Gandeng Ben Kasyafani dan Ida Royani, DPP LDII Bagikan 600 Paket Daging Kurban
"ASM menyediakan layanan menyeluruh, mulai dari pengerukan dan reklamasi, pekerjaan bawah air, konstruksi maritim, manajemen armada, survei kelautan, hingga pengadaan material konstruksi," ujar Faris.
Dia menambahkan, komitmen ASM terhadap mutu layanan, keselamatan kerja dan tata kelola perusahaan yang baik tercermin dari perolehan berbagai sertifikasi internasional.
"Antara lain: ISO 9001:2015 (sistem manajemen mutu), ISO 14001:2015 (manajemen lingkungan), ISO 45001:2018 (keselamatan dan kesehatan kerja), serta ISO 37001:2016 (sistem manajemen anti-suap)," ungkapnya.
Dalam proyek pengerukan di Pelabuhan Bunati, ASM mengerahkan tim teknis yang berpengalaman serta armada kerja bersertifikasi guna menjamin pelaksanaan proyek yang aman, tepat sasaran, dan sesuai standar operasional.
Fokus utama pekerjaan ini adalah menjaga kedalaman alur pelayaran agar kapal tongkang dapat melakukan proses pemuatan secara optimal dan berlayar dengan aman menuju pelabuhan tujuan.
Baca juga : Lima Antisipasi Cuaca Amat Panas Di Arafah Dan Mina
"Kami memahami sepenuhnya betapa pentingnya peran Pelabuhan Bunati dalam mendukung distribusi energi nasional. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknis yang efektif, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan," papar Faris.
Kolaborasi antara BIB dan ASM menjadi cerminan sinergi strategis antara perusahaan tambang besar dan mitra nasional yang memiliki kapabilitas tinggi.
Di tengah tantangan operasional dan dinamika industri batu bara global, kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga produktivitas, efisiensi, dan daya saing Indonesia di pasar energi internasional.
Sekadar informasi, Pelabuhan Bunati merupakan salah satu simpul vital dalam rantai logistik ekspor batu bara milik PT BIB. Perusahaan ini beroperasi di bawah naungan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), bagian dari Sinar Mas Group, dan mengelola konsesi pertambangan seluas lebih dari 24.000 hektare.
BIB memproduksi batu bara termal dengan kalori menengah hingga tinggi, yang banyak digunakan oleh pembangkit listrik di pasar domestik maupun internasional seperti India, Tiongkok, dan negara-negara ASEAN.
Baca juga : ILO Naikkan Status Palestina Sebagai Negara Pengamat
Sebagai perusahaan dengan sistem pertambangan yang terintegrasi, kelancaran proses pengapalan batu bara dari dermaga di Bunati sangat krusial bagi BIB. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan menghadapi tantangan teknis serius berupa pendangkalan alur pelayaran di area Jetty Timur dan Jetty Barat.
Kedalaman kolam yang sebelumnya ideal telah menyusut hingga hanya 3,8–4,2 meter. Kondisi ini membahayakan operasi kapal tongkang berukuran 330 FT (10.000 DWT) yang memiliki draft penuh 5,3 meter, karena berisiko kandas saat meninggalkan dermaga. Dampaknya, jadwal ekspor dan efisiensi rantai logistik menjadi terganggu.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, BIB melakukan pengerukan kolam pelabuhan guna mengembalikan kedalaman alur pelayaran ke kondisi ideal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.