BREAKING NEWS
 

Sampoerna Dorong Inovasi Produk Bebas Asap Berbasis Sains dan Teknologi

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 2 Juli 2025 15:13 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bersama perusahaan induknya Philip Morris International (PMI) menegaskan, komitmen untuk mengembangkan produk tembakau bebas asap yang terbukti secara ilmiah lebih rendah risiko, sebagai bagian dari transformasi industri menuju masa depan yang lebih baik.

Sampoerna bersama PMI juga menegaskan pentingnya inovasi berbasis sains dalam transformasi industri tembakau.

Produk bebas asap yang dikembangkan diklaim menghasilkan kadar zat berbahaya 90–95 persen lebih rendah dibandingkan rokok konvensional.

Senior Vice President External Affairs PMI Christos Harpantidis menyampaikan bahwa inovasi yang berdampak harus lahir dari kolaborasi dan memahami karakter pasar lokal.

“Itulah mengapa kami berinvestasi di Indonesia—bukan hanya karena skalanya yang strategis, tetapi karena kami melihat potensi kolaborasi yang kuat bersama para pemangku kepentingan dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik. Kami percaya, inovasi yang bermakna lahir dari kerja sama, bukan berjalan sendiri,” ujarnya dalam acara Technovation 2025 di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Acara tersebut menjadi platform berbagi gagasan tentang peran sains dan teknologi dalam menciptakan alternatif lebih baik bagi perokok dewasa.

Baca juga : Sampoerna Pamer Inovasi Produk Tembakau Bebas Asap di Technovation 2025

Produk bebas asap, seperti tembakau yang dipanaskan, tidak melalui proses pembakaran dan dinilai sebagai terobosan dalam pengurangan risiko.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Ivan Cahyadi mengatakan, pihaknya terus berinovasi melalui riset ilmiah untuk mengembangkan produk tembakau bebas asap.

Salah satu wujud konkret komitmen ini adalah investasi senilai 330 juta dolar AS atau sekitar Rp 5,3 triliun untuk membangun fasilitas produksi di Karawang, Jawa Barat.

“Fasilitas ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara dan ketujuh di dunia dalam jaringan PMI. Dilengkapi dengan laboratorium berstandar global, fasilitas ini menjadi pusat pengujian produk bebas asap bagi pasar domestik dan ekspor,” jelas Ivan.

Adsense

Laboratorium tersebut didukung sekitar 200 tenaga ahli Indonesia dan berfungsi sebagai pusat analisis kualitas produk.

"Mereka adalah talenta-talenta terbaik milik bangsa Indonesia yang melakukan pengujian dan analisis kualitas produk bebas asap yang dipasarkan tidak hanya untuk market Indonesia, namun juga bagi afiliasi PMI lainnya di berbagai belahan penjuru dunia,” katanya.

Baca juga : Shell Indonesia Dorong Produktivitas Berkelanjutan Dan Efisiensi Di Sektor Agrikultur

Menurut Ivan, hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat inovasi dan produksi global bagi PMI.

Portofolio produk bebas asap Sampoerna mencakup IQOS dengan batang TEREA, BONDS by IQOS dengan BLENDS by A, rokok elektronik VEEV, dan kantong nikotin ZYN.

Produk BLENDS, termasuk varian cengkih khas Indonesia, kini telah tersedia di 20 kota besar di Indonesia.

“Upaya kami tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kontribusi terhadap ekonomi nasional,” ujar Ivan.

Produk bebas asap ini meningkatkan penyerapan tembakau dan cengkih lokal, serta menjalin kemitraan dengan 600 UMKM di 20 kota.

Dari kemitraan tersebut, telah tercipta lebih dari 1.300 lapangan kerja dan melibatkan lebih dari 150.000 anggota Sampoerna Retail Community (SRC) dalam ekosistem distribusi produk bebas asap.

Baca juga : Pertamina Dan Seruni Buka Akses Air Bersih Di Sragen

Omar Karim Prawiranegara, Chief Marketing Officer Maja Family, menyampaikan bahwa kafenya mengalami peningkatan bisnis setelah menjadi mitra ramah IQOS.

“Kolaborasi ini sejalan dengan citra kami sebagai tempat modern dan inklusif,” ujarnya.

Ivan menutup dengan menyatakan bahwa investasi, dukungan terhadap UMKM, dan kontribusi ekspor merupakan bentuk nyata partisipasi Sampoerna dalam pembangunan ekonomi.

Sekaligus upaya memperbaiki kualitas kesehatan publik melalui penyediaan alternatif bagi perokok dewasa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense