BREAKING NEWS
 

Gapasdap Pastikan Kapal Tua Wajib Lakukan Perawatan Rutin

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 5 Juli 2025 21:12 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (DPP Gapasdap) Khoiri Soetomo. (Foto: Gapasdap)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (DPP Gapasdap) Khoiri Soetomo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.

"Kami mendoakan agar para korban yang belum ditemukan segera dapat dievakuasi, dan seluruh keluarga korban diberikan ketabahan serta dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan," kata Khoiri di Jakarta, Sabtu (5/7/2025).

Menanggapi sorotan DPR mengenai usia kapal penyeberangan di Indonesia, Khoiri menegaskan, bahwa usia kapal tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran kelaiklautan. Menurutnya, meski kapal berusia tua, perawatan rutin seperti pengedokan (docking) tetap dilakukan setiap tahun. 

Baca juga : Operasikan 102 Kapal, PIS Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional

Dengan penggantian suku cadang di bawah standar klasifikasi, diawasi ketat oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan Marine Inspektor Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Khoiri menilai, berbeda dengan kendaraan darat, kapal laut dirancang dengan rekayasa yang matang untuk masa operasional jangka panjang. 

Adsense

"Sebelum berlayar, kapal wajib menjalani pemeriksaan dan sertifikasi yang ketat dari berbagai lembaga, termasuk Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan BKI. Surat Persetujuan Berlayar (SPB) hanya diterbitkan jika kapal dinyatakan layak," jelasnya.

Baca juga : Tinggalkan Arab Saudi, Prabowo Lanjutkan Lawatan Ke Negara Berikutnya

Khoiri menambahkan, setiap kapal wajib diasuransikan secara menyeluruh, termasuk perlindungan hull & machinery, wreck removal, hingga oil pollution liability, melalui prosedur evaluasi kelayakan laut yang rutin.

Pihaknya menyambut baik rencana Komisi V DPR untuk mengevaluasi keselamatan pelayaran dan berharap investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dapat memberikan rekomendasi berbasis data teknis.

"Kami mengimbau semua pihak menghindari generalisasi dan menunggu hasil investigasi resmi sebelum menyimpulkan penyebab insiden," ujarnya.

Baca juga : Putin Pastikan, Iran Dapat Andalkan Dukungan Rusia

Lebih lanjut, Khoiri mendorong, Pemerintah untuk mendukung rejuvenasi armada melalui skema pembiayaan ringan, stimulus fiskal, serta penguatan industri galangan kapal nasional agar mampu menghasilkan kapal berkualitas dengan harga kompetitif.

"DPP Gapasdap tetap berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan transportasi penyeberangan yang andal, selamat, manusiawi, dan berkelanjutan," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense