BREAKING NEWS
 

Pupuk Indonesia: Kopdes Merah Putih Motor Swasembada Pangan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 22 Juli 2025 16:35 WIB
Presiden Prabowo remikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diresmikan di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan, dukungan penuh terhadap peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Perusahaan optimistis inisiatif ini akan menjadi penggerak penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kopdes Merah Putih akan memperkuat sistem distribusi pupuk subsidi dan nonsubsidi di tingkat desa, mempermudah petani dalam menebus pupuk, serta memperpendek rantai distribusi.

"Integrasi KDMP ke dalam sistem distribusi merupakan bagian dari komitmen Pupuk Indonesia dalam melaksanakan Peraturan Presiden No. 6 Tahun 2025 sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi Selasa (22/7/2025)

Baca juga : Menkop Minta Masyarakat Awasi Kopdes Merah Putih

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan, bahwa kehadiran KDMP akan memperkuat perekonomian desa dan menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi petani, termasuk akses terhadap pupuk.

"Konsep koperasi itu sederhana, sama seperti lidi. Satu lidi lemah, tapi puluhan atau ratusan lidi yang disatukan menjadi alat yang kuat. Dari lemah menjadi kekuatan,” ungkap Prabowo.

Adsense

Presiden juga menegaskan, pentingnya peran koperasi dalam mendukung petani, peternak, dan nelayan.

"80.000 koperasi ini merupakan upaya kita memperpendek rantai distribusi bahan-bahan penting bagi rakyat,” tambahnya.

Baca juga : Istana: Kopdes Merah Putih Wujudkan Kemandirian Ekonomi Dari Desa

Pupuk Indonesia memastikan dukungan menyeluruh bagi keberhasilan KDMP, mulai dari aspek legalitas, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, hingga jaminan ketersediaan pasokan pupuk di setiap lokasi.

"Kami memastikan petani mendapatkan akses menyeluruh terhadap input pertanian, mulai dari pupuk subsidi, nonsubsidi seperti ZA, ZK, Phosgreen, Phonska Plus, pupuk organik, hingga pestisida. KDMP akan memperkuat sistem distribusi pupuk yang selama ini menjadi penopang produktivitas pertanian,” jelas Rahmad.

Pupuk Indonesia juga mendorong Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) untuk menjadi anggota koperasi agar KDMP tak hanya berfungsi sebagai saluran distribusi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani.

Saat ini, sebanyak 108 mock-up KDMP telah diresmikan di berbagai daerah, dan 106 di antaranya telah aktif menjalankan usaha distribusi pupuk.

Baca juga : Kedaulatan Ekonomi Berawal Dari Desa

Ke depan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk memastikan integrasi KDMP ke dalam sistem distribusi pupuk subsidi berlangsung bertahap dan sesuai kebutuhan petani di tiap wilayah.

"Kami optimistis kehadiran koperasi ini tidak hanya memperkuat ekosistem pertanian di tingkat desa, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa dan terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutup Rahmad.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense