BREAKING NEWS
 

Penuhi Kebutuhan Energi Domestik, PGN Dukung Pengalihan Gas Ekspor

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 2 Agustus 2025 19:29 WIB
Foto: PGN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendukung langkah pemerintah melalui SKK Migas dalam mengalihkan sebagian volume gas ekspor yang tidak terserap ke pasar dalam negeri. Pengalihan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi domestik dan mendorong monetisasi gas yang lebih optimal.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menjelaskan, salah satu contoh pengalihan ini berasal dari Blok Natuna, yang kini diarahkan untuk kebutuhan dalam negeri.

“PGN menyambut baik inisiatif pemerintah melalui SKK Migas dalam mengalihkan sebagian volume gas ekspor yang tidak terserap ke pasar domestik. Dalam hal ini, PGN berperan aktif sebagai mitra pemerintah yang menjembatani proses pengalihan, tentunya melalui koordinasi dengan berbagai pihak,” ujar Fajriyah di Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Baca juga : 406 Kopdes Merah Putih Berdiri Di Pati, Menkop: Dukung Swasembada Pangan

PGN terus mengupayakan tambahan pasokan gas baik dalam bentuk gas pipa maupun LNG. Sampai dengan semester I-2025, PGN telah menerima realisasi lima kargo LNG domestik. Selain itu, PGN juga tengah membahas sejumlah kontrak pasokan jangka panjang, antara lain dengan Mubadala-Andaman, Petronas-Bukit Panjang, KUFPEC-Anambas, Inpex-Masella, dan Mondor-Tungkal.

Adsense

Soal harga LNG pengalihan ekspor, Fajriyah menjelaskan, struktur harganya memang berbeda dengan gas pipa. 

“Meskipun diproduksi secara domestik, harga LNG yang diperoleh PGN dipengaruhi oleh harga minyak mentah Indonesia (ICP) serta kondisi pasar global, membuat harga LNG fluktuatif mengikuti indeksasi harga minyak dunia atau referensi Indonesia,” jelasnya.

Baca juga : Gelar Pelatihan Macrame, LPCK Dukung UMKM Kabupaten Bekasi Naik Kelas

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa LNG memiliki struktur biaya yang lebih kompleks karena mencakup proses tambahan seperti pendinginan, transportasi, penyimpanan, hingga regasifikasi.

Namun demikian, PGN berkomitmen mengoptimalkan biaya sesuai regulasi agar harga LNG tetap terjangkau bagi pelanggan. Perusahaan juga akan mengevaluasi harga jual gas hasil LNG setiap kuartal berdasarkan kebijakan pemerintah dan ICP historis.

“Jika harga LNG dari hulu turun, PGN akan menyesuaikan harga jual kepada pelanggan,” pungkas Fajriyah.

Baca juga : Harlah Ke 27, PKB Dukung Penuh Kepemimpinan Prabowo

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense