BREAKING NEWS
 

Roketsan Dan Republik Roketsan Ramaikan Pameran IDEF 2025 Di Istanbul

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 7 Agustus 2025 20:55 WIB
Kerja sama Roketsan Turkiye dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI) saat menandatangani kontrak strategis. (Foto: Dok Republik Roketsan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Republik Defens Indonesia dan Rokestan Türkiye baru meresmikan produksi Rudal ÇAKIR melalui joint venture strategis di ajang pameran pertahanan internasional IDEF 2025 di Istanbul.

Founder Republikorp Norman Joesoef mengatakan, Roketsan dan PT Republik Roketsan Indonesia (RRI) telah menandatangani kontrak strategis untuk alih produksi sistem rudal ÇAKIR ke Indonesia pada 23 Juli 2025 lalu.

Penandatanganan ini, kata Norman, merupakan tindak lanjut dari kesepakatan awal yang telah dicapai pada Indo Defence 2025, dalam kerangka Joint Venture Agreement (JVA) antara Roketsan Türkiye dan Republik Defens Indonesia, anak perusahaan dari Perusahaan Holding Republikorp.

Norman menambahkan, kerja sama ini melahirkan entitas baru bernama PT Republik Roketsan Indonesia, yang akan menjadi pelopor pengembangan industri rudal nasional.

Baca juga : Pameran Seni Kontemporer Ramaikan Konser Funtaztic.ly By BRI 2025

"Melalui joint venture ini, kedua pihak sepakat mengembangkan dan memproduksi empat sistem rudal utama, yaitu ÇAKIR, ATMACA, HİSAR dan SUNGUR, secara bertahap di dalam negeri, yang akan diawali oleh ÇAKIR," ujar Norman dalam keterangan resmi, Kamis (7/8/2025).

Norman menambahkan, proyek ini tidak hanya melibatkan pembangunan fasilitasi berteknologi tinggi. Tetapi, juga alih teknologi menyeluruh dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Adsense

Dengan begitu, kerja sama ini menjadi langkah strategis menuju kemandirian pertahanan nasional.

Ia menambahkan, dengan memproduksi sistem rudal seperti ÇAKIR di tanah air, Indonesia sedang membangun fondasi jangka panjang untuk menguasai teknologi pertahanan masa depan secara berdaulat dan menciptakan ekosistem industri dan SDM dalam negeri.

Baca juga : Gandeng Mitra Industri, Pameran IEAE 2025 Kembali Digelar

Untuk itu, Roketsan menunjukkan komitmennya melalui dukungan alih teknologi yang menyeluruh, termasuk penyediaan peralatan produksi mutakhir, dokumentasi teknis yang lengkap, dan pendampingan langsung dari para ahli Türkiye.

Selain itu, pusat produksi yang akan dibangun di Indonesia dirancang untuk dapat menangani proses transfer produksi lokal, mulai dari perakitan, integrasi, pengujian sistem rudal secara mandiri dan pemeliharaan jangka panjang.

"Ini langkah konkret yang akan memperkuat kapasitas industri pertahanan nasional secara menyeluruh," ungkapnya.

Bahkan, keberhasilan kolaborasi ini diharapkan membawa dampak luas bagi terwujudnya kemandirian pertahanan nasional yang berdaulat.

Baca juga : FC Copenhagen Dan Rangers Lolos Rintangan Perdana

Pembangunan fasilitas produksi rudal bukan semata menciptakan lapangan kerja benilai tinggi bagi insinyur dan teknisi dalam negeri. Tetapi, juga menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional yang mandiri dan berdaya saing. Serta, mendorong pertumbuhan industri pendukung lokal yang mampu memproduksi komponen dan material dengan standar internasional.

"Kami berharap, keberhasilan kolaborasi ini membawa dampak luas terhadap perekonomian dan pengembangan teknologi dalam negeri," pungkas Norman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense