BREAKING NEWS
 

Tingkatkan Transparansi, Efisiensi Dan Akuntabilitas Koperasi

Telkom Siapkan Sistem Digital Antisipasi Fraud

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Minggu, 10 Agustus 2025 07:00 WIB
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo meninjau Koperasi Desa Merah Putih Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). (Foto: Dok. Kementerian BUMN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah menyiapkan sistem digital untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan. Dengan menerapkan sistem ini, semua aktivitas koperasi mulai dari transaksi keuangan hingga distribusi barang menjadi lebih mudah dipantau.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebut, lang­kah ini dilakukan guna meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas penge­lolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di seluruh Indonesia.

“Mungkin akhir bulan ini (sistemnya) akan dimulai,” ujar Tiko-sapaan Kartika, yang diku­tip, Jumat (8/8/2025).

Melalui sistem digital terse­but, seluruh pencairan dana ko­perasi, pembelian barang, pen­jualan, dan stok akan termonitor secara otomatis dan transparan. Sehingga secara bulanan, akan muncul laporan otomatis oleh setiap koperasi itu.

Baca juga : Pedagang Buka Lapak Di Tepi Jalan Kyai Maja

“Berapa pinjaman (bank) Him­bara (Himpunan Bank Milik Negara) yang cair. Barang apa yang dijual dan stok berapa, itu akan muncul secara sistem yang dibangun oleh Telkom,” rincinya.

Tak hanya itu, sistem pem­bayaran koperasi juga akan terintegrasi dengan layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Dengan begitu, hampir selu­ruh transaksi diharapkan bersifat non-tunai untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan dana.

“Sebisa mungkin tidak banyak cash yang beredar, karena kami menghindari fraud. Diharapkan sebagian besar transaksi tercatat secara elektronik,” ujar mantan bos Bank Mandiri ini.

Baca juga : Crystal PalĀ­ace Vs Liverpool, The Reds Terjunkan Skuad Baru Mewah

Selain itu, Kementerian BUMN sedang menyiapkan sistem distribusi terpadu melalui PT Pos Indonesia (Persero).

Sistem distribusi terpadu ini akan mengelola seluruh proses pengadaan barang, termasuk barang-barang bersubsidi seperti beras dan pupuk.

Ordering nanti lewat Pos semua, lalu PT Pos yang akan mengirim barang seperti be­ras Bulog SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Sekarang distribusinya masih sendiri-sendiri, ke depan akan dipegang oleh PT Pos agar lebih efisien,” beber Tiko.

Tiko menargetkan, seluruh sistem integrasi rampung pada akhir 2025. Untuk sistem Tel­kom, ditargetkan mulai berjalan bulan depan, sementara sistem distribusi pos menyusul akhir tahun.

Adsense

Baca juga : The World Games 2025, Genderang Perahu Naga RI Membahana Di China

Dirinya berharap, hingga akhir tahun ini semua keterlibatan BUMN seperti Telkom, Bulog, Pos, selesai. Dan menjadi eko­sistem kolaborasi koperasi dan BUMN.

Terpisah, Peneliti Pusat Indus­tri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ariyo DP Irhamna mendukung upaya BUMN yang terlibat dalam pengembangan KDMP/ KKMP.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense