BREAKING NEWS
 

SWF Bisa Jadi Pembeda Indonesia di Tengah Fragmentasi Investasi Global

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 21 Agustus 2025 09:53 WIB
Foto: Dwi Pambudo/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sovereign Wealth Fund seperti Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA), dinilai bisa menjadi pembeda Indonesia di tengah fragmentasi iklim investasi global.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, keberadaan SWF membantu menjaga pipeline investasi asing tetap hidup ketika biaya modal global dan ketidakpastian masih tinggi.

“Peran SWF sebagai alat penarik yang menurunkan risiko proyek dan mempercepat financial close,” katanya.

Baca juga : Teken MoU, Indonesia Siapkan Tenaga Kerja Profesional Ke Jepang

Josua mengatakan peran SWF harus dikombinasikan dengan kepastian regulasi dan insentif selektif agar bisa berperan maksimal. Ia menerangkan, SWF bisa berperan dalam beberapa hal.

Adsense

Pertama sebagai co-investment atau anchor di proyek dengan risiko konstruksi tinggi tetapi memiliki dampak ekonomi besar. Misalnya, di sektor hilirisasi mineral dan kawasan industri.

Kedua, sebagai asset-recycling untuk membebaskan fiskal dari aset brownfield dan memutar dana ke aset hijau. Ketiga, sebagai credit enhancement atau guarantee untuk proyek dengan mismatch tenor.

Baca juga : BPW Indonesia Perjuangkan Wanita Ke Global Network

Akumulasi Penanaman Modal Asing (PMA) Semester I-2025 mencapai Rp 432,6 triliun. Ini bahkan lebih tinggi dari Semester I-2024 yang sekitar Rp 363,3 triliun.

Dengan pipeline hilirisasi mineral yang masih dominan dan belanja modal pemerintah yang mendorong komponen investasi pada PDB di Q2-2025, ia memperkirakan PMA penuh di 2025 berada di kisaran Rp 880-930 triliun.

“Lima negara asal PMA utama adalah Singapura, Hong Kong RRT, China, AS, dan Malaysia. Ini mengindikasikan continued interest pada rantai pasok ASEAN, logistik, dan telekomunikasi,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense