RM.id Rakyat Merdeka - Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), LLP-KUKM (Lembaga Layanan Pemasaran- Koperasi Usaha Kecil Menengah) atau Smesco Indonesia kini dinakhodai oleh pimpinan barunya, Doddy Akhmadsyah Matondang.
Doddy yang baru dilantik pada 21 Agustus 2025 ini, memiliki sejumlah strategi dalam mengembalikan kejayaan Smesco sebagai epicentrum produk UMKM di Indonesia.
Tak hanya itu, Doddy juga menargetkan, Smesco bisa meraih peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di tahun ini hingga Rp 25 miliar dan di tahun depan sebesar Rp 43 miliar.
“Memang tahun ini kami targetnya sekitar Rp 25 miliar. Jadi tahun depan memang harus hampir double up sekitar Rp 43 miliar, supaya kami settle bisa kuat di angka tersebut,” ujarnya saat berdiskusi dengan sejumlah wartawan di kantornya, Smesco, Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Target tersebut muncul kata Doddy, lantaran di tahun depan, Smesco sebagai BLU visinya harus independen secara keuangan, sehingga tidak lagi dibantu oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Karena berdasarkan Pengelolaan BLU didasarkan pada PP No. 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU, pendanaan BLU didapat dari dua sumber. Pertama dari APBN, dan kedua dari PNBP.
Baca juga : Protes Tarif Air, Senator Azran Janji Fasilitasi Warga Kalibata Ketemu Gubernur
“Saat ini, capaian PNBP kami sekitar Rp 20-an miliar. Kemungkinan kami bisa spare sekitar Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar untuk dimaksimalkan melakukan transformasi di sejumlah program,” sebutnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco Indonesia Rizki Firdaus menambahkan, dari target PNBP sebesar Rp 25 miliar, sudah mendekati angka Rp 20 miliar.
“Kami memperkirakan pendapatan akan meningkat di kuartal keempat (akhir tahun). Ini karena bisnis event dan pariwisata biasanya lebih ramai di semester kedua, setelah periode yang lebih tenang di awal tahun,” katanya.
Refocusing Program
Doddy melanjutkan, Smesco di bawah pimpinannya, akan melakukan refocusing layanan dengan orientasi yang lebih kuat pada pemasaran dan penjualan produk UMKM.
Selama ini, Smesco lebih dikenal sebagai penyedia gedung pertemuan. Padahal, Smesco seharusnya menjadi brand dari LLP-KUKM yang fokus pada pemasaran UMKM.
“Untuk mendukung transformasi ini, Smesco akan meningkatkan kompetensi SDM agar semua karyawan dapat berperan sebagai pemasar UMKM,” katanya.
Baca juga : Dua Kali Jeblok, Carlos Pena Minta Persita Evaluasi Diri
Selain itu, Smesco juga akan fokus pada promosi UMKM melalui berbagai saluran, termasuk platform digital, kerja sama dengan mitra, dan pemanfaatan gedung Smesco sebagai sarana pemasaran.
“Kami akan jadikan setiap inci yang ada di gedung Smesco ini sebagai sarana pemasaran UMKM," ucapnya.
Doddy menuturkan, Smesco juga akan melakukan modernisasi sistem dan infrastruktur serta membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pemasaran UMKM.
Salah satu contohnya adalah kerja sama dengan Family Mart untuk mendistribusikan produk UMKM di gerai mereka.
"Kami kerja sama dengan Family Mart, bukan sewakan lahan, bukan. Tapi kami kurasi UMKM, pilih yang bagus sesuai dengan demand-nya mereka, kemudian kami distribudiman," ujar.
Selain itu, Smesco juga berupaya untuk membangun platform data UMKM yang terintegrasi dan mudah diakses.
Baca juga : 2 Tahun Terakhir, Sambungan Rumah Air PAM Jaya Naik Dua Kali Lipat Lebih
Platform ini akan memudahkan Smesco dalam memberikan layanan yang tepat sasaran kepada UMKM. Smesco juga berencana untuk mengaktifkan kembali Smesco Hub Timur di Bali dengan konsep yang lebih segar.
Smesco Hub Timur akan menjadi pusat pemasaran dan distribusi produk UMKM di wilayah timur Indonesia.
Doddy mengakui, Smesco masih memiliki beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti komplain pelanggan terkait fasilitas dan layanan.
Namun, dirinya optimistis bahwa Smesco dapat mencapai target-targetnya dengan dukungan dari semua pihak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.