BREAKING NEWS
 

Trading Bukan Jalan Pintas Jadi Kaya, Ini Pesan Joy Gabriel untuk Anak Muda

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 1 November 2025 14:51 WIB
Trainer forex dan crypto Joy Gabriel Tumanken memberikan pelatihan trading kepada para peserta di sebuah kelas edukasi finansial. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anak muda kini makin banyak yang tergiur cuan dari dunia trading forex dan crypto. Lewat ponsel dan laptop, mereka berharap bisa meraih keuntungan besar dalam waktu singkat.

Namun, cendekiawan muda asal Sulawesi Utara sekaligus pakar trading muda Indonesia, Joy Gabriel Tumanken, mengingatkan bahwa trading bukanlah jalan pintas untuk menjadi kaya.

“Video-video di media sosial sering menampilkan orang yang katanya sukses dari trading, duduk di kafe, buka laptop, terus dapat jutaan dalam sehari. Tapi banyak juga cerita pahit yang jarang dibagikan,” ujar Joy kepada wartawan, Sabtu (1/11/2025).

Trainer forex dan crypto ini menegaskan, trading sebenarnya bukan hal buruk. Bila dipelajari dengan benar, aktivitas ini bisa menjadi sarana investasi dan pengembangan finansial yang sah.

Hanya saja, banyak anak muda terjebak karena tergiur hasil instan tanpa memahami risikonya. Menurutnya, trading sejati membutuhkan ilmu, strategi, dan mental yang kuat. Tidak cukup hanya ikut-ikutan sinyal dari grup atau influencer yang tampak sukses di media sosial.

Baca juga : Mendikdasmen: Pendidikan Jadi Investasi Jangka Panjang Generasi Muda

Maraknya keinginan cepat kaya inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para penipu atau scammer. Mereka menciptakan skema yang seolah-olah trading, padahal penipuan berkedok investasi.

Salah satunya adalah trading bot palsu yang menjanjikan keuntungan tetap setiap hari. Padahal, tidak ada sistem trading yang bisa menjamin hasil pasti.

Ada pula skema ponzi, di mana uang investor baru digunakan untuk membayar keuntungan investor lama hingga akhirnya macet ketika tak ada korban baru.

Skema lain yang tak kalah berbahaya adalah copy trade tipuan. Korban dijebak dengan janji pengelolaan dana oleh trader profesional, padahal akunnya fiktif.

Adsense

Bahkan, ada platform trading palsu yang tampilannya mirip broker resmi hanya untuk menipu pengguna agar menyetor uang yang tak akan pernah kembali.

Baca juga : Ulang Tahun Ke-46, Mensesneg Prasetyo Jadi Inspirasi Generasi Muda

“Biasanya mereka pakai testimoni palsu, screenshot profit editan, dan influencer berbayar buat menarik korban. Anak muda jadi target utama karena mudah percaya sama gaya hidup cepat kaya,” terang Joy.

Ia juga menyoroti fenomena influencer trading yang gemar memamerkan mobil mewah, rumah megah, dan gaya hidup berlimpah di media sosial.

Menurutnya, banyak dari mereka sebenarnya mendapat dukungan dana dari broker tertentu yang ingin menarik nasabah baru.

“Biasanya influencer seperti itu di-support broker. Tujuannya bukan benar-benar trading, tapi jualan kelas dan mengelola akun investor. Ada yang bahkan dikasih cashback sampai 30 persen dan dana flexing bulanan,” ungkapnya.

Joy mengingatkan generasi muda agar lebih bijak sebelum terjun ke dunia trading. Ia menekankan pentingnya belajar dari sumber resmi seperti OJK atau Bappebti, memastikan broker terdaftar secara legal, dan menghindari janji keuntungan pasti.

Baca juga : Menperin Targetkan RI Jadi Pusat Inovasi Tekstil Dunia

“Dalam dunia trading tidak ada hasil yang dijamin. Gunakan uang dingin, bukan uang kebutuhan sehari-hari,” imbaunya.

Sebagai penutup, Joy memberikan sejumlah tips bagi pemula yang benar-benar ingin belajar trading. Ia menyarankan agar mempelajari analisis teknikal dan fundamental, menjaga psikologi saat trading, serta menyesuaikan entry lot dengan jumlah modal.

Manajemen keuangan juga harus diperhatikan, dan yang paling penting adalah jangan serakah.

“Setiap hari kita harus memetakan target profit berapa persen, dan kalau sudah tercapai, istirahat. Jangan dipaksa terus, nanti malah rugi karena terseret pasar,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense