BREAKING NEWS
 

APP Group Perkuat Kolaborasi Restorasi Hutan Tropis Di COP30

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Minggu, 16 November 2025 07:45 WIB
Foto: APP Group

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya Indonesia memperkuat restorasi hutan tropis dan mendorong kolaborasi internasional menjadi sorotan pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30 (COP30).

Dalam sesi peluncuran Tropical Forests Forever Facility (TFFF), perwakilan pemerintah, lembaga internasional, sektor energi, dan organisasi masyarakat sipil membahas strategi pembiayaan dan kemitraan lintas negara untuk memperkuat pemulihan lanskap hutan tropis dan ketahanan iklim jangka panjang.

APP Group dalam sejumlah sesi dialog menekankan pentingnya pendekatan kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, lembaga internasional, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keberlanjutan ekosistem hutan tropis. Pendekatan tersebut sejalan dengan agenda Indonesia mencapai FOLU Net Sink 2030 dan arah kebijakan Second Nationally Determined Contribution (NDC) 2031–2035.

Baca juga : Indonesia Pamerkan Inovasi Pembiayaan Mangrove Di COP30 Brazil

Deputi Menteri Koordinator Bidang Aksesibilitas dan Keamanan Pangan, Nani Hendiarti, dalam keynote speech menyampaikan bahwa penguatan solusi berbasis masyarakat menjadi fondasi utama restorasi. Pemerintah Indonesia bersama Uni Emirat Arab saat ini menyiapkan inisiatif Nature and Climate Partnership yang mencakup pengelolaan dan restorasi hutan, konservasi keanekaragaman hayati, serta proyek percontohan Public-Private-Community Partnership (PPCP).

“Kami membangun kerangka tata kelola yurisdiksional yang mengintegrasikan harga karbon, tata kelola inklusif, dan program perhutanan sosial, sekaligus menghadirkan mekanisme pendanaan inovatif untuk memperkuat investasi restorasi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa perlindungan hutan tidak hanya soal menanam pohon, tetapi tentang menjaga masyarakat yang hidup berdampingan dengan hutan.

Adsense

Peluncuran Tropical Forests Forever Facility (TFFF) pada 14 November menjadi salah satu fokus forum. Inisiatif itu dirancang untuk memperkuat pembiayaan konservasi dan restorasi ekosistem hutan tropis, sekaligus memperluas kerja sama antarnegara dengan kawasan hutan tropis yang signifikan.

Baca juga : Green Democracy Ketua DPD Jadi Perhatian Delegasi Asing Di COP30 Brazil

Sesi bertajuk “Nature and Climate Action: Conserving Tropical Forests for Ecosystem Services and Climate”menghadirkan sejumlah tokoh, antara lain Nani Hendiarti, Mohammed Saeed Sultan Al Nuaimi dari UEA, Chief Sustainability Officer APP Group Elim Sritaba, Andre Aquino dari Brasil, Wenny Irawan dari PT Pertamina (Persero), Annisa Ayu Soraya dari PT ID Survey, dan Catherine Diam-Valla dari UNDP.

Forum tersebut menyoroti kesamaan peran Indonesia dan Brasil sebagai dua negara pemilik kawasan hutan tropis terbesar di dunia, serta perlunya memperkuat model restorasi berbasis kemitraan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kepemimpinan Brasil dalam meluncurkan TFFF mencerminkan langkah konkret memperkuat pembiayaan dan kolaborasi perlindungan hutan tropis skala besar,” ujar Elim Sritaba. Ia menambahkan, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa aksi iklim yang efektif memerlukan pendanaan terkoordinasi, kemitraan inklusif, dan tata guna lahan berkelanjutan.

Baca juga : Indonesia-Korsel Bahas Kerja Sama Restorasi Mangrove Di COP30

Andre Aquino menegaskan pentingnya inovasi pembiayaan untuk konservasi jangka panjang. “Kita ingin arus pendanaan berbasis kinerja yang dapat diprediksi, berkelanjutan, dan berskala cukup besar untuk mendorong perubahan. Peluncuran TFFF adalah langkah besar, namun pekerjaan ke depan masih banyak dan kami berharap lebih banyak negara terlibat,” katanya.

Melalui partisipasinya pada COP30, APP Group menegaskan komitmen jangka panjang dalam program Regenesis, termasuk alokasi US$30 juta per tahun selama satu dekade untuk mendukung pemulihan lanskap hutan, konservasi keanekaragaman hayati, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense