BREAKING NEWS
 

Telkomsel Tanam 12.731 Pohon Lewat Program Jaga Bumi Fase Ketiga

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 27 November 2025 22:37 WIB
Foto: Telkomsel

RM.id  Rakyat Merdeka - Telkomsel melanjutkan komitmennya dalam mengurangi emisi karbon melalui program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset fase ketiga yang digelar bersama startup teknologi lingkungan Jejakin. Pada fase ini, perusahaan menargetkan penanaman 12.731 pohon di delapan wilayah konservasi di Indonesia sepanjang September hingga November 2025.

Program tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Telkomsel, sekaligus mendukung target pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Inisiatif ini melibatkan pelanggan Telkomsel dan by.U melalui kontribusi penukaran Telkomsel Poin dan uCoin untuk mengurangi jejak karbon (carbon footprint).

Baca juga : Pertamina Dorong Kemandirian Siswa Lewat Program Ganti Oli Gratis Nasional

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan pelestarian iklim memerlukan aksi nyata dari berbagai pihak. “Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset bukan hanya program CSR, tetapi sarana bagi pelanggan untuk menjadi pahlawan lingkungan. Pada fase ketiga ini, kami melakukan diversifikasi dengan menanam pohon Multi-purpose Tree Species (MPTS) yang memberikan dampak ganda bagi ekosistem dan ekonomi petani,” ujarnya.

Adsense

Pada fase ketiga tahun ini, lebih dari 47 ribu pelanggan berpartisipasi melalui penukaran poin. Kontribusi tersebut mendukung penanaman pohon di delapan lokasi dengan estimasi serapan karbon mencapai 824,5 ton CO₂e selama delapan tahun masa hidup pohon.

Baca juga : LPKR Siapkan SDM Unggul Lewat Program Pelatihan Berkelanjutan

Sebaran lokasi penanaman mencakup kawasan konservasi pesisir, yaitu Patra Manggala Tangerang (681 pohon), Romokalisari Surabaya (1.050 pohon), Margojoyo Kendal (2.000 pohon), Gojoyo Demak (2.000 pohon), Langsa Aceh (2.000 pohon), Pulau Pramuka Kepulauan Seribu (1.000 pohon), dan Pakisjaya Karawang (2.000 pohon). Telkomsel juga menanam 2.000 pohon MPTS di Leuwisadeng, Bogor, yang terdiri atas kopi, durian, petai, dan jengkol sebagai bagian dari pemberdayaan petani lokal.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2022, program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset telah mencatat penanaman lebih dari 25 ribu pohon dengan penyerapan 1.093 ton CO₂e. Program tersebut merupakan hasil partisipasi 30 ribu pelanggan yang menukar poin mereka di berbagai lokasi, termasuk Pantai Indah Kapuk (PIK) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga : Arsitek HR Kembangkan SDM Berakhlak Lewat Program Komunikasi di Pesantren

Founder & CEO Jejakin, Arfan Arlanda, mengatakan teknologi berperan penting dalam memastikan transparansi dampak aksi iklim. “Melalui sistem MRV digital, Jejakin memanfaatkan citra satelit, sensor lapangan, dan kecerdasan buatan untuk memantau pertumbuhan pohon secara akurat. Dengan kolaborasi ini, pelanggan dapat melihat langsung bagaimana kontribusi mereka memberi manfaat lingkungan,” ujarnya.

Pelanggan Telkomsel dan by.U dapat mengikuti program ini hingga 31 Desember 2025. Partisipasi dilakukan melalui tiga langkah, yakni menghitung jejak karbon melalui fitur Jaga Bumi di aplikasi MyTelkomsel atau by.U, menukar poin menjadi kontribusi penanaman pohon mulai Rp 5.000 hingga Rp 50.000, serta memantau perkembangan pohon melalui tautan laporan yang dikirim via SMS setelah transaksi berhasil.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense