BREAKING NEWS
 

ESDM Kebut Kirim Bantuan ke Sumatera, Pantau Langsung dari Halim

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 10 Desember 2025 19:21 WIB
Kementerian ESDM menggerakkan seluruh lini untuk mempercepat pengiriman bantuan bagi korban bencana di Sumatera. (Foto: dok. ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggerakkan seluruh lini untuk mempercepat pengiriman bantuan bagi korban bencana di Sumatera. Pantauan dilakukan langsung di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu (10/12/2025) siang, untuk memastikan arus logistik tidak tersendat.

Wakil Menteri ESDM Yuliot bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meninjau posko penampungan sementara, dan memeriksa kesiapan pengiriman ke daerah terdampak.

"Semoga bantuan ini dapat segera diterima saudara-saudara kita yang terkena bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Bantuan ini tentu sangat dibutuhkan mereka," ujar Yuliot.

Baca juga : Bantu Korban Banjir Sumatera, Partai Demokrat Kirim Dendeng Siap Saji

Dia menegaskan seluruh bantuan harus segera diberangkatkan, demi meringankan beban warga yang masih terdampak. “Bantuan cepat sampai ke tangan warga yang membutuhkan," tambahnya.

Kehadiran Yuliot dan Mensesneg di Posko Terpadu TNI AU itu juga untuk memastikan, bantuan yang dihimpun dari Keluarga Besar ESDM dan para pemangku kepentingan sektor energi bisa langsung dikirim tanpa jeda.

Adsense

"Bantuan akan dimasukkan ke pesawat kargo sore ini pukul 18.00 WIB. Rencananya, pesawat tersebut diberangkatkan ke lokasi bencana besok pagi pukul 05.00 WIB menuju 3 titik bandara, Lhokseumawe, Sibolga (Pinangsori) dan Bandara Minangkabau," jelasnya.

Baca juga : Meski Darurat Bencana, Peradi Pastikan UPA Di Sumatera Tetap Terselenggara

Di bagian lain, Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi memaparkan, tim gabungan dari sektor ESDM juga sudah turun melakukan evakuasi dan pemulihan, menggunakan alat berat milik perusahaan-perusahaan sektor energi.

"Selain bantuan logistik, Kementerian ESDM juga mengoordinasikan Tim Rescue gabungan dari perusahaan tambang yang terdiri dari tenaga kesehatan, tim pencarian korban, serta dukungan alat berat untuk mempercepat penanganan di lapangan," kata Rudy.

Dia menjelaskan, penyaluran logistik sudah berjalan sejak 1 Desember 2025 bersama BNPB dan TNI AU. Seluruh bantuan dimobilisasi dari Lanud Halim, sebelum disebar ke titik-titik bencana. Titik penyaluran lanjutan ditentukan oleh BNPB.

Baca juga : Akhirnya Bantuan Dari Abdya Tiba Di Tamiang, Dipimpin Langsung Oleh Istri Bupati

Rudy menambahkan, hingga 9 Desember 2025, saldo Tali Kasih ESDM yang dihimpun dari pemangku kepentingan sektor kelistrikan, migas, minerba, EBT, serta pegawai Kementerian ESDM mencapai Rp 5.741.860.049.

Dana itu disalurkan untuk bantuan kepada warga terdampak, mulai dari pembangunan sumur bor di tiga provinsi hingga logistik seperti makanan siap saji, minyak goreng, susu, beras, popok, pembalut, selimut, tenda, masker, obat-obatan, vitamin, hingga kompor dan LPG.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense