BREAKING NEWS
 

Produksi Pupuk Kaltim Tembus 6,6 Juta Ton, Lampaui Target 2025

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 6 Januari 2026 22:33 WIB
Foto: Pupuk Kaltim

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan realisasi produksi mencapai 6.679.415 ton atau setara 107,3 persen dari target tahunan, mencerminkan keandalan operasional perusahaan dalam menjaga ketersediaan pupuk nasional guna mendukung produktivitas pertanian dan agenda ketahanan pangan pemerintah.

Sepanjang 2025, Pupuk Kaltim memproduksi pupuk urea sebanyak 3.578.366 ton dan pupuk NPK sebesar 328.154 ton. Sementara itu, produksi amonia sebagai produk petrokimia tercatat mencapai 2.772.895 ton.

Direktur Operasi Pupuk Kaltim F. Purwanto mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan kebijakan pemerintah, arahan strategis PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding, serta pengelolaan operasional perusahaan yang konsisten.

Baca juga : Stok Awal 12,5 Juta Ton, Stop Impor Beras Lanjut Di 2026

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah dan arahan strategis Pupuk Indonesia yang memberikan landasan kuat bagi Pupuk Kaltim dalam menjaga keberlanjutan operasional sepanjang 2025. Melalui kolaborasi seluruh insan perusahaan, kami dapat memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga untuk mendukung produktivitas sektor pertanian,” kata Purwanto dalam keterangannya, Selasa.

Adsense

Ia menambahkan, kinerja positif tersebut ditopang oleh stabilitas operasional 13 fasilitas produksi Pupuk Kaltim yang menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan pasokan pupuk nasional. Keandalan fasilitas produksi tersebut memungkinkan perusahaan menjaga kontinuitas produksi secara optimal guna memenuhi kebutuhan pupuk nasional.

Sejalan dengan penguatan operasional, Pupuk Kaltim juga tengah melaksanakan proyek strategis peremajaan (revamping) Pabrik Amonia PKT-2. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi energi, menurunkan konsumsi gas, serta mengurangi emisi karbon sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengembangan industri pupuk yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga : One Day Promotion, Pupuk Kaltim Catat Penjualan 836 Ribu Ton Di 10 Provinsi

Proyek revamping tersebut ditargetkan rampung pada semester I 2026 dan diperkirakan mampu menurunkan emisi hingga 110.000 ton karbon dioksida per tahun. Selain itu, Pupuk Kaltim juga terus memperkuat penerapan Operational Excellence serta optimalisasi inovasi teknologi melalui Smart Production guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi di seluruh lini bisnis, sekaligus menjaga kualitas dan daya saing produk.

Dengan langkah tersebut, Pupuk Kaltim optimistis dapat mempertahankan kinerja operasional yang andal dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan pupuk nasional pada 2026.

“Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus mengeksplorasi berbagai inovasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi operasional, serta kompetensi insan perusahaan sebagai kontribusi nyata dalam mendukung sektor pertanian dan swasembada pangan nasional,” ujar Purwanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense