RM.id Rakyat Merdeka - Wellington College Independent School Jakarta (WCIJ) resmi mengumumkan penunjukan mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Singapura, Suryopratomo sebagai Pembina Yayasan. WCIJ yang merupakan British-heritage school pertama di Indonesia, tercatat sebagai bagian dari jaringan pendidikan global Wellington College yang didirikan di Inggris pada 1859. WCIJ di Indonesia akan beroperasi di BSD City Tangerang, Banten.
Dalam perannya sebagai Pembina Yayasan WCIJ, Suryopratomo yang akrab disapa Tommy, akan menjalankan peran pengawasan strategis, memastikan akuntabilitas, mengarahkan tata kelola, dan mendukung pengembangan jangka panjang sekolah.
“Dengan senang hati, saya menerima tawaran untuk menjadi Pembina Wellington College Independent School Jakarta. Karena Indonesia memang butuh model sekolah yang memiliki sistem baik. Apalagi, Presiden Prabowo juga mengatakan, keberhasilan Indonesia ke depan tidak lagi bergantung pada seberapa banyak sumber daya alam yang kita miliki, tetapi lebih kepada pendidikan,” papar Tommy dalam media briefing WCIJ di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
“Saya yakin, Wellington School bisa memberikan kontribusi baik dalam menyiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan zaman,” imbuhnya.
Governor and Chief Executive Officer Wellington College Education Singapore Group (WCESG) Tan Wee Han mengatakan, penunjukan Suryopratomo sebagai Pembina Yayasan WCIJ memperkuat komitmen pihaknya untuk mendirikan lembaga pendidikan dengan mengedepankan aspek keterbukaan, integritas, dan tanggung jawab jangka panjang.
Baca juga : Resmikan Gerai Pertama Di Indonesia, LifeWork Siapkan Rencana Ekspansi Bisnis
"Tata kelola yang kuat dan kepemimpinan yang tegas sangat penting dalam membangun institusi pendidikan yang kredibel,” ujar Wee Han.
Mengapa Wellington College Pilih Indonesia?
Founding Head of School, Melissa Meyer menjelaskan alasan Wellington College memilih Indonesia sebagai lokasi pendirian sekolah di Asia setelah India, Thailand, dan China.
“Indonesia dipilih bukan hanya karena pertumbuhannya yang dinamis dan pandangan internasionalnya, tetapi juga karena kuatnya penghargaan keluarga Indonesia terhadap pendidikan,” kata Meyer.
Meyer yang berpengalaman memimpin Wellington College di China, menekankan komitmen WCIJ dalam membangun kepercayaan dan kemitraan bermakna dengan keluarga dan komunitas yang lebih luas. Menurutnya, WCIJ bukan hanya sekadar tempat belajar. Lebih dari itu, WCIJ adalah sebuah komunitas yang dibentuk oleh nilai bersama, standar tinggi, dan komitmen dalam mengembangkan pembelajar yang siap menghadapi masa depan.
“Dengan semangat itu, Wellington College sangat senang memulai babak baru di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Edy Wuryanto: Bisa Memperlebar Ketimpangan Layanan
Meyer menuturkan, ekspansi internasional Wellington College menunjukkan, nilai-nilai pendidikan yang kuat dapat diterapkan lintas budaya, bila benar-benar disesuaikan dengan konteks lokal. Pengalaman di China membuktikan, model pendidikan Wellington dapat selaras dengan keluarga Asia, dengan tetap menghormati budaya dan identitas global.
“Keseimbangan antara standar internasional dan relevansi lokal merupakan inti operasional Wellington di tingkat global,” tutur Meyer.
Mengapa Pilih BSD?
Governor and Chief Executive Officer Wellington College Education Singapore Group (WCESG) Tan Wee Han memaparkan alasan spesifik terpilihnya BSD sebagai lokasi sekolah internasional WCIJ. Menurutnya, BSD adalah kota yang dirancang dengan sangat indah dan terencana dengan matang.
“Ketika pertama kali saya datang ke BSD, langsung dari bandara, saya cukup terkejut melihat seberapa baik kota itu dibangun. Kami sangat percaya bahwa BSD adalah gambaran masa depan Jakarta, tempat keluarga modern tinggal, bekerja, dan bersosialisasi,” ungkap Wee Han.
“Kami yakin, investasi jangka panjang kami di BSD akan memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi sekolah kami, tetapi juga bagi BSD dan bagi negara,” tandasnya.
Baca juga : PNM Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan
WCIJ di BSD City direncanakan beroperasi pada Agustus 2026, dengan menerima siswa untuk jenjang Nursery hingga Primary School Year 3 (usia 3 hingga 8 tahun). Secara bertahap, WCIJ akan mendirikan sekolah hingga level SMA.
Wellington School memiliki jaringan sekolah internasional yang berkembang di Asia, termasuk di India (Pune), Thailand (Bangkok), dan China (Tianjin, Shanghai, Hangzhou). Ekspansi besar di Asia Tenggara dilakukan dengan membuka sekolah di Indonesia (Jakarta, 2026), Malaysia (2027), Singapura (2028) melalui Wellington College Education Singapore Group (WCESG).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.