RM.id Rakyat Merdeka - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) berencana menemui Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan sejumlah rekomendasi terkait penguatan ketahanan energi nasional.
Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan, kondisi sektor energi nasional perlu mendapat perhatian serius. Apalagi menghadapi situasi global yang tak menentu.
"Kebutuhan energi nasional terus meningkat,” ujar Arie saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Gren Alia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Baca juga : Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Gerindra Apresiasi Pemerintah
FGD tersebut digelar dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-23 FSPPB. Kegiatan dihadiri akademisi, tokoh nasional, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat. Acara juga dirangkai dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim dari sejumlah yayasan.
Menurut Arie, dalam situasi geopolitik global yang tidak menentu, harga minyak bahkan sempat menyentuh 118 dolar AS per barel. Kondisi ini ikut memberikan tekanan terhadap perekonomian nasional.
Menurut dia, diperlukan langkah kebijakan tepat untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Karena itu FSPPB bersama sejumlah pakar hukum energi telah menyusun kajian akademik dan rancangan kebijakan yang akan disampaikan kepada Presiden.
Baca juga : Di Unhas, Eddy Soeparno Dorong Ketahanan Energi dan Ketahanan Nasional
Kajian tersebut antara lain menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya energi agar sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
“Energi harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” kata Arie.
Sekretaris Jenderal FSPPB Sutrisno menegaskan agenda penguatan sektor energi bukan hanya berkaitan dengan kepentingan perusahaan atau pekerja, tetapi menyangkut kepentingan nasional.
Baca juga : Munas X LDII Bahas Dampak Geopolitik Global dan Ketahanan Nasional
Sutrisno juga berharap langkah tersebut dapat mendorong terciptanya harga energi yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Efisiensi produksi dan distribusi dinilai akan berdampak pada penurunan biaya energi secara nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.