BREAKING NEWS
 

Raih PROPER Emas ke-9, Pupuk Kaltim Dukung Pengelolaan Lingkungan Hidup

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 8 April 2026 17:47 WIB
Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal (tengah) saat menerima penganugerahan PROFER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Foto: Dok. Humas Pupuk Kaltim)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan capaian positif dalam keberlanjutan dengan meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas 2025, dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal, dalam acara penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Gusrizal menyampaikan, penghargaan ini merupakan kali ke-9 berturut-turut Pupuk Kaltim berhasil meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah yang diberikan kepada pelaku usaha yang mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan masyarakat tersebut.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan prinsip beyond compliance, dengan tidak hanya berfokus pada pemenuhan regulasi. Tetapi, juga mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

“Capaian ini mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim untuk melampaui kepatuhan terhadap regulasi, dengan menghadirkan berbagai inovasi yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Gusrizal, dalam keterangannya Rabu (8/4/2026).

Gusrizal menambahkan, keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai inovasi unggulan yang dijalankan perusahaan sepanjang 2025, baik dalam aspek inovasi sosial, eco-inovasi, maupun penerapan ekonomi karbon untuk mendukung keberlanjutan perusahaan.

Baca juga : Badak LNG Raih PROPER Emas ke-15, Tegaskan Komitmen pada Industri Berkelanjutan

Menurutnya, Pupuk Kaltim secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis, termasuk melalui penguatan efisiensi operasional dan pengembangan produk ramah lingkungan.

Contohnya, pada aspek inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi) yang mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

“Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan dan energi terbarukan dalam satu kawasan yang terpadu,” katanya.

Selain itu, perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pengasuhan anak dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah operasional.

Adsense

Di sisi lingkungan, sambung dia, perseroan memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste, yang mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Ia menilai, inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir, sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah.

Baca juga : Di Biak Papua, Kampung Nelayan Tingkatkan Tangkapan Ikan Hingga 2 Kali Lipat

“Melalui eco-inovasi ini, sampah dinilai sebagai suatu sumber daya yang berharga dan dengan pengelolaan yang tepat akan memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga bagi masyarakat sekitar," ujar Gusrizal.

Tak hanya itu, komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) antara lain melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah merealisasikan pembangunan PLTS tahap 1 pada 2022 dengan kapasitas 1,2 Megawatt (MW) dan tahap 2 pada 2024 dengan kapasitas 2,6 MW.

“Ke depan, kami berencana membangun PLTS dengan kapasitas 2,3 MW pada 2026, serta rencana kerja sama pemanfaataan CO2," ujarnya.

Lebih lanjut Gusrizal menegaskan, implementasi nilai ekonomi karbon ini menjadi langkah strategis Pupuk Kaltim dalam mendukung target pengurangan emisi, serta memperkuat komitmen menuju perusahaan rendah karbon.

Di sisi operasional, Pupuk Kaltim juga terus memperkuat efisiensi dan keunggulan kinerja melalui berbagai inisiatif, termasuk Revamping Ammonia Pabrik-2, serta inisiatif hilirisasi dan diversifikasi produk seperti lewat pengembangan pabrik soda ash.

Baca juga : Soal Kasus Amsal, Pekerja Kreatif Minta Perlindungan Hukum

“Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus memperkuat implementasi program keberlanjutan melalui inovasi sosial, eco-inovasi, serta pengembangan energi terbarukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Gusrizal.

Sebagai informasi, PROPER merupakan program penilaian dan penghargaan dari pemerintah melalui KLH/BPLH untuk mengukur kepatuhan, kinerja dan inovasi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan, serta dampak ke masyarakat.

Adapun, PROPER Emas menjadi kategori tertinggi dari penghargaan tersebut dan diberikan kepada perusahaan yang menunjukan keunggulan kinerja lingkungan, kepatuhan terhadap aturan, serta penerapan prinsip berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat yang signifikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense