BREAKING NEWS
 

IHSG Galau Bergerak Merah-Hijau

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 21 April 2026 07:30 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sore hari. (Foto: Dibuat oleh AI/Chatgpt)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang galau. Pagi hari dibuka menghijau, sedangkan saat penutupan malah masuk zona merah. 

Mengawali perdagangan Senin (20/4/2026), IHSG dibuka menguat 0,39 persen ke level 7.663,3.

Pada menit-menit awal perdagangan, tercatat sebanyak 1,12 juta saham telah diperdagangkan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 511,61 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 105.899 kali. Sebanyak 292 saham naik, 173 saham turun, dan 235 saham stagnan. 

Baca juga : Feriansyah: Persoalan Tata Kelola Juga Perlu Diperbaiki

Namun, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG justru turun 0,16 persen ke level 7.621,57. Pelemahan di sesi I terus berlanjut hingga penutupan perdagangan. 

Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 39,89 poin atau minus 0,52 persen ke level 7.594,11. Padahal, pada perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 12,62 poin (0,17 persen) ke level 7.634. 

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi memprediksi, pada periode 20–24 April 2026 IHSG masih akan bergerak dalam fase konsolidasi di tengah dominasi sentimen geopolitik. 

Baca juga : Abdul Fikri Faqih: Perlu Diskusi Bersama DPR Dan Pemerintah

Dari dalam negeri, menurut dia, keputusan suku bunga BI akan menjadi fokus pelaku pasar. Konsensus memperkirakan BI masih akan menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen guna menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi yang tetap terkendali. 

“Pasar juga akan mencermati tone kebijakan ke depan, terutama apakah ada perubahan sikap dalam merespons tekanan eksternal yang meningkat,” kata Imam. 

Dari eksternal, pasar diperkirakan masih sangat dipengaruhi sentimen geopolitik, khususnya dinamika konflik di kawasan Timur Tengah serta perkembangan di Selat Hormuz. 

Adsense

Baca juga : Senayan Puji Langkah BNI Jaga Kepercayaan Rakyat

“Meskipun terdapat rilis data ekonomi, arah pasar tetap akan sangat bergantung pada kondisi geopolitik yang sifatnya tidak terduga,” ujarnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense