RM.id Rakyat Merdeka - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menghadirkan solusi perlindungan kanker payudara komprehensif untuk perempuan Indonesia, dengan meluncurkan asuransi jiwa PRULady.
Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengatakan, PRULady merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat khususnya para perempuan di Indonesia terhadap kondisi kesehatannya.
Berdasarkan temuan survei berjudul ‘Studi Prudential - Suara Pasien Indonesia’ bekerja sama dengan Economist Impact, mendapati 9 dari 10 responden mengaku menunda perawatan dan hampir setengahnya menyatakan mereka berulang kali menunda pengobatan.
Hal ini, kata Vikas, menyebabkan banyak pasien kanker baru terdeteksi di stadium lanjut.
Untuk itu, melalui PRULady, pihaknya ingin menghadirkan solusi perlindungan komprehensif, yakni mencakup deteksi dini hingga pengobatan, sekaligus penguatan upaya promotif dan preventif. Sehingga, perempuan di Indonesia dapat terus menjalani hari mereka dan menjadi versi terhebatnya.
“Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran perempuan Indonesia, membangun kepedulian terhadap diri sendiri akan pentingnya deteksi dini dan perlindungan sejak awal. Ini juga bentuk self care bagi semua perempuan Indonesia,” ujar dia, saat peluncuran produk asuransi jiwa PruLady, di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Di kesempatan yang sama, Chief Product Officer Prudential Indonesia Astono Hermawan menekankan, kehadiran produk ini juga bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025-2034 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang berfokus pada deteksi dini dan jaminan pengobatan tuntas.
Baca juga : Bank Saqu Salurkan Bantuan Fasilitas Kesehatan untuk Lansia
Menurutnya, PRULady menjadi salah satu jawaban soal produk perlindungan jiwa tradisional yang memberikan manfaat proteksi jangka waktu tertentu terhadap risiko kanker payudara.
“Ini menjadi satu-satunya asuransi jiwa yang khusus untuk memberikan perlindungan komprehensif, termasuk screening sebagai tahap awal deteksi dini. Dengan rentan usia mulai dari 18 tahun sampai 65 tahun bisa memanfaatkan produk ini," ujar Astono.
Bahkan, premi yang diberlakukan juga terjangkau mulai dari Rp 300 ribuan per bulan, serta disesuaikan dengan besaran jumlah pertanggungan yang didapatkan nasabah.
Karena diciptakan sebagai solusi komprehensif, ia menegaskan PRULady menawarkan perlindungan optimal dengan Uang Pertanggungan hingga 140 persen.
“Sebagai mitra tepercaya perempuan Indonesia, PRULady memberikan 25 persen manfaat kondisi kritis pada tahap awal, dimulai sejak nasabah melakukan pemeriksaan dan terdiagnosa,” kata Astono.
Tak hanya itu, nasabah juga akan kembali mendapatkan manfaat 100 persen uang pertanggungan apabila terdiagnosa kondisi kritis tahap akhir.
“Sebagai bentuk apresiasi, PRULady juga hadir mendampingi nasabah yang sehat dan tidak terdiagnosa melalui manfaat PRULady Save, berupa potongan premi sebesar 5 persen apabila pada pemeriksaan tahunannya tidak terdiagnosis kanker payudara,” katanya.
Baca juga : Genjot Produktivitas, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3 & Kesehatan Pekerja
Astono menambahkan, produk ini juga memberikan manfaat bebas premi bagi para nasabah yang terdiagnosa sejak kondisi kritis tahap awal, bahkan hingga tahap akhir, selama pada masa pembayaran premi.
“Pilihannya (pembayaran premi) kan ada 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahun. Misal, ambil yang 10 tahun, lalu ketika di tahun ketujuh didiagnosis kanker payudara, maka selanjutnya dibebaskan dari pembayaran premi,” ujarnya.
Ia percaya, perlindungan bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga tentang memberdayakan perempuan untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan berani mengambil langkah preventif sejak dini, termasuk memiliki proteksi keuangan.
Hal ini, diamini penyanyi yang juga Women and Wellness Advocate Andien Aisyah, yang merupakan penyintas kanker payudara.
Ia menuturkan, risiko kanker payudara bisa datang lebih cepat, sehingga deteksi dini dan perlindungan kesehatan menjadi sangat penting.
“Upaya preventif itu sangat penting. Dulu di usia 16 tahun, saat saya terdiagnosis tumor yang kalau tidak di-treat dengan baik, itu akan berujung menjadi kanker payudara. Punya perlindungan seperti PRULady ini bukan hanya bentuk antisipasi, tetapi juga bentuk kepedulian dan sayang pada diri sendiri,” tuturnya.
Ia berharap, inisiatif ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan sekaligus menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.
Baca juga : Kedubes AS Luncurkan Program Pelatihan Bahasa Inggris Guru SD
Sementara itu, Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi, RS EMC Grha Kedoya, dr. Arif Winata, Sp.B (K) Onk membeberkan, kesadaran untuk melakukan deteksi dini kanker payudara sangat penting karena berdasarkan American Cancer Society, peluang sembuh dan tingkat kelangsungan hidup akan jauh lebih tinggi sampai 99 persen, apabila kanker ditemukan saat masih berupa benjolan kecil dan belum memasuki stadium lanjut.
“Sebaliknya, jika terlambat terdeteksi dan sudah masuk stadium lanjut, penanganan menjadi lebih kompleks, proses pengobatan lebih panjang dan biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih besar,” ujar Arif.
Arif menambahkan, biaya pengobatan kanker tidak kecil, sehingga langkah promotif, preventif dan deteksi sejak dini menjadi kunci utama.
“Kami pun mengapresiasi inovasi Prudential Indonesia, melalui PRULady yang mendukung perempuan Indonesia untuk lebih siap menghadapi risiko kanker payudara sejak dini,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.