Dark/Light Mode

Genjot Produktivitas, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3 & Kesehatan Pekerja

Kamis, 21 Mei 2026 17:44 WIB
BPJS Ketenagakerjaan menggelar Preventif dan Promotif K3 untuk Meningkatkan Produktivitas Pekerja di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5/2026).  (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
BPJS Ketenagakerjaan menggelar Preventif dan Promotif K3 untuk Meningkatkan Produktivitas Pekerja di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif.

Salah satunya melalui kegiatan bertajuk 'Preventif dan Promotif K3 untuk Meningkatkan Produktivitas Pekerja' yang digelar di Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (20/5/2026).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, penerapan K3 kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, melainkan telah menjadi investasi strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan organisasi.

Menurut Yassierli, selama ini Pemerintah mengandalkan data dari BPJS Ketenagakerjaan, karena klaim terkait kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja ada di sana.

"Kemudian, meningkatkan efektivitas program-program promotif preventif. Ada sosialisasi, ada pelatihan bersama yang nanti akan dibuat berbasis kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan, karena setiap wilayah memiliki karakteristik dan peta risiko industri yang berbeda," katanya.

Baca juga : Jasa Raharja Gandeng Komunitas Driver Online Perkuat Budaya Selamat Berkendara

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada perlindungan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang sehat dan resilien.

Saiful menilai, penerapan K3 dan perhatian terhadap kesehatan mental merupakan bagian penting dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

"Kami ingin mendorong seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan menjadi agen edukasi yang mampu menumbuhkan budaya kerja sehat, aman, dan produktif, baik di internal organisasi maupun kepada para pekerja Indonesia secara luas," kata Saiful.

Saiful menambahkan, pada 2026 pihaknya akan memperluas kegiatan promotif dan preventif melalui kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja.

Sejumlah program yang akan dilaksanakan bersama Kementerian Ketenagakerjaan antara lain pasar budaya K3, pelatihan Panitia Pembina K3 di perusahaan, hingga workshop dasar K3.

Baca juga : Pemkab Bekasi Bentuk Satgas Ketenagakerjaan, Libatkan Lintas Sektor

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan bekerja sama dengan Jasa Raharja untuk menggelar pelatihan safety riding yang direncanakan menggandeng Astra Honda Motor sebagai mitra.

Saiful menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan guna mewujudkan pekerja Indonesia yang lebih sejahtera dan produktif.

Adapun, berdasarkan data jumlah peserta yang mengalami kecelakaan kerja pada 2025, sebanyak 65 persen atau sekitar 125 ribu pekerja mengalami kecelakaan kerja di lingkungan kerja.

Untuk itu, melalui kegiatan ini BPJS Ketenagakerjaan berharap seluruh peserta mampu memahami pendekatan preventif, promotif, dan kuratif dalam implementasi K3.

"Sekaligus memperkuat kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan pekerja sebagai fondasi produktivitas nasional," pungkasnya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Ketua RT di Jatipulo

Untuk diketahui, program ini diikuti jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan, direktur utama anak perusahaan, hingga seluruh kepala kantor cabang di Indonesia secara hybrid.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai implementasi K3, pengelolaan risiko psikososial, serta penguatan budaya kerja yang mendukung psychological safety.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.