RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung penguatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menggelar program Workshop Sertifikasi Halal dan Pelatihan Usaha 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) di ruang serba guna PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) Cakung ini menjangkau 100 peserta UMKM dari produk makanan dan minuman.
Diketahui sejak tahun 2023, program ini secara total telah memfasilitasi sekitar 5.000 sertifikat halal di sekitar 40 provinsi.
Kepala KCU BCA Tanjung Priok Indrawanto Sahama menekankan, sertifikasi halal bukan sekadar pemenuhan administrasi atau amanat konstitusi, melainkan telah berkembang menjadi kebutuhan pasar dan indikator kepercayaan konsumen di sektor UMKM dan perdagangan modern.
Mengingat UMKM menyumbang 61 persen terhadap PDB nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja, penguatan daya saing sektor ini menjadi sangat krusial.
Baca juga : Bekali UMKM dengan Sertifikasi Halal, Pertamina Bantu Perluas Peluang Pasar
“BCA berkomitmen hadir mendampingi para pelaku UMKM untuk mengantongi sertifikat halal serta mendapatkan berbagai program pengembangan berkelanjutan lainnya,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).
Program yang menjadi bagian dari pilar keberlanjutan Bakti BCA ini tidak hanya berfokus pada sertifikasi halal, melainkan memberikan pendampingan dari hulu ke hilir.
Pelaku usaha dibekali pelatihan kapasitas berbasis tiga pilar, yakni pelaku, pasar, dan produk serta business model canvas.
“Selain itu, BCA pun melengkapi peserta dengan fasilitas pembukaan rekening secara online, aktivasi metode pembayaran QRIS melalui aplikasi Merchant BCA, akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ujar Indrawanto.
Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan, program Sertifikasi Halal dan Pelatihan Usaha UMKM ini sejalan dengan komitmen BCA untuk mendampingi UMKM bertransformasi dari unbankable menjadi bankable dan secara bertahap naik kelas.
Baca juga : Sertifikasi Halal Cepat, Pengelola SPPG Apresiasi LPH Quality Syariah
Komitmen BCA dalam mendorong kemajuan UMKM senantiasa kami wujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.
“Sejak tahun 2023, program ini secara total telah memfasilitasi sekitar 5.000 sertifikat halal di sekitar 40 provinsi,” ujarnya.
Menurut Hera, cakupan wilayah ini merupakan bukti nyata konsistensi BCA dalam memastikan bahwa manfaat sertifikasi halal dapat dirasakan secara merata oleh para pelaku usaha di berbagai penjuru Indonesia.
Dukungan BCA terhadap ekosistem UMKM juga diwujudkan melalui kolaborasi lintas unit kerja. Per Juni 2026, BCA juga sudah mencatat pertumbuhan kredit ke segmen UKM sebesar 6 persen year on year (yoy), menyalurkan pembiayaan senilai Rp 18,5 triliun kepada lebih dari 39 ribu wirausaha perempuan.
Selain itu, sebanyak 1.829 UMKM telah mengikuti program pelatihan bisnis yang didukung 43 modul pembelajaran dan 52 jam pelatihan, serta program pendampingan seperti pelatihan ekspor, literasi keuangan, dan digitalisasi usaha guna membantu produk lokal menembus pasar yang lebih luas.
Baca juga : Omzet UMKM di Cimahi Ini Meningkat Berkat Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli
“Kami berharap program ini dapat menjawab kebutuhan para pelaku UMKM, sekaligus mendukung langkah pemerintah terkait kewajiban sertifikasi halal tahap pertama yang berlaku mulai Oktober mendatang,” ucapnya.
Hera menegaskan, melalui pendampingan ini, semakin banyak pelaku usaha yang mampu memenuhi standar industri, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produknya.
“Ke depan, BCA akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian nasional yang inklusif,” pungkas Hera.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.