RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat volume layanan pengiriman hewan peliharaan meningkat 21 persen atau sebanyak 90.321 ekor di semester I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 74.637 ekor.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti mengatakan, pencapaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan memperhatikan kesejahteraan hewan.
“Pertumbuhan tersebut juga menjadi indikator berkembangnya ekosistem kepemilikan hewan peliharaan di Indonesia, yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus memberikan manfaat emosional bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan survei JakPat tahun 2026, sebanyak 52 persen masyarakat Indonesia telah memiliki hewan peliharaan, sementara 26 persen lainnya menyatakan tertarik untuk memeliharanya.
Survei yang sama juga menunjukkan bahwa 63 persen responden memelihara hewan untuk membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati, menegaskan bahwa hewan peliharaan kini dipandang sebagai bagian dari keluarga (pet humanization), bukan sekadar hewan pendamping.
Baca juga : Mobil Klinik Hewan Keliling Layani Kesehatan Anabul
“Tren tersebut turut mendorong pertumbuhan industri pet care di Indonesia yang diproyeksikan terus meningkat seiring berkembangnya kanal digital, meningkatnya daya beli masyarakat, serta semakin luasnya akses terhadap berbagai produk dan layanan bagi hewan peliharaan,” katanya.
Aniek mengatakan, pertumbuhan layanan ini menunjukkan bagaimana logistik kini tidak hanya berperan dalam mendistribusikan barang, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan kualitas hidup masyarakat.
"Hewan peliharaan saat ini telah menjadi bagian dari keluarga bagi banyak masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Untuk itu, kebutuhan mobilitas hewan peliharaan juga semakin meningkat, baik untuk keperluan relokasi, adopsi, perawatan kesehatan, hingga perjalanan bersama pemiliknya.
“KAI Logistik hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui layanan pengiriman yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, serta kesejahteraan hewan selama proses pengiriman,” ujarnya.
Baca juga : KAI Logistik Kelola 6,8 Juta Ton Angkutan Barang di Mei 2026
KAI Logistik mengimplementasikan prosedur penanganan hewan yang berpedoman pada kesejahteraan hewan seperti penggunaan kandang yang sesuai, penyediaan pakan dan minum yang cukup, hingga pengawalan petugas selama proses pengiriman.
Menurut Aniek, pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan setiap hewan peliharaan tiba di tujuan dalam kondisi baik.
”Pertumbuhan layanan pengiriman hewan peliharaan juga memperlihatkan semakin luasnya peran logistik dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat,” ujarmya.
Tidak hanya memfasilitasi distribusi barang dan perdagangan, logistik kini turut menjadi penghubung mobilitas keluarga, komunitas pecinta hewan, pelaku usaha pet shop, breeder, klinik hewan, hingga organisasi penyelamat hewan di berbagai daerah.
“Dengan jaringan layanan yang terus berkembang, KAI Logistik berupaya menghadirkan solusi logistik yang mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih inklusif,” kata Aniek
Baca juga : Lampaui Target, KAI Logistik Kantongi Pengangkutan Batu Bara 936.244 Ton
Selaras dengan transformasi layanan yang akan terus dilakukan, KAI Logistik optimistis layanan pengiriman hewan peliharaan akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan serta berkembangnya industri pet care nasional.
”Ke depan, KAI Logistik akan terus melakukan penyempurnaan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan khususnya pecinta hewan peliharaan,” pungkas Aniek.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.