Dark/Light Mode

Container Yard 2 Merapi KAI Logistik Angkut 3 Juta Ton Batu Bara Per Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 17:15 WIB
Container Yard (CY) 2 Merapi. (Foto: Dok. KAI Logistik)
Container Yard (CY) 2 Merapi. (Foto: Dok. KAI Logistik)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kian memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan, serta optimalisasi distribusi energi nasional melalui peresmian Container Yard (CY) 2 Merapi.

Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 3 Maret 2026 ini menjadi bagian dari pengembangan layanan KALOG Pro, khususnya untuk mendukung pengelolaan angkutan batu bara berbasis moda kereta api yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan menyampaikan, CY 2 Merapi dirancang sebagai solusi logistik strategis yang tidak hanya meningkatkan kapasitas angkutan, tetapi juga menjawab tantangan distribusi logistik energi yang semakin dinamis.

Hal ini juga menjadi langkah proaktif perusahaan dalam mendukung regulasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberlakukan larangan truk batu bara melintasi jalan umum sejak 1 Januari 2026, sebagaimana ditegaskan dalam Instruksi Gubernur Sumsel Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025.

Baca juga : Perkuat Rantai Pasok, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer Hingga 67 Persen

“Melalui optimalisasi angkutan berbasis rel, KAI Logistik menghadirkan alternatif distribusi yang lebih aman, patuh regulasi, serta mampu mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan raya,” ujar Yuskal dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Berlokasi di Desa Sirah Pulau, Provinsi Sumatera Selatan, CY 2 Merapi berdampingan langsung dengan fasilitas CY 1 Merapi yang telah lebih dahulu dioperasikan oleh KAI Logistik yang direncanakan memiliki tiga akses keluar-masuk yang terhubung langsung dengan terminal Merapi, sehingga mendukung kelancaran pergerakan kereta api dan meningkatkan efisiensi operasional bongkar muat batu bara.

“Fasilitas ini dirancang dengan skema konektivitas terpadu antara area tambang dan jalur hauling yang terhubung langsung ke kawasan CY, sehingga seluruh aktivitas operasional dapat dilakukan tanpa melalui jalur jalan provinsi (lintas).

“Skema tersebut sejalan dengan upaya meminimalkan dampak terhadap infrastruktur jalan dan lingkungan sekUtara," ujar Yuskal. 

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM Satu Harga Aman di Krayan

Dengan beroperasinya CY 2 Merapi, KAI Logistik menargetkan peningkatan kapasitas angkut sesuai rencana awal, yaitu melayani hingga dua rangkaian kereta api per hari.

“Ke depan, fasilitas ini direncanakan memiliki dua jalur bongkar muat sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan volume angkutan batu bara di wilayah Sumatera,” kata Yuskal.

Dia menjelaskan, CY 2 Merapi diproyeksikan mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api per tahun, dan dengan pengoperasian optimal dua jalur angkut, kapasitasnya berpotensi meningkat hingga 10 rangkaian kereta api per hari.

“Secara keseluruhan, fasilitas ini diperkirakan dapat berkontribusi pada angkutan batu bara hingga 3 juta ton per tahun, sehingga memperkuat rantai pasok energi nasional secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga : KAI Logistik Angkut 45 Ribu Lebih Barang di Periode Libur Imlek 2026

Menurut Yuskal, untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, KAI Logistik akan melakukan pengembangan sarana dan prasarana secara bertahap. Meliputi penambahan alat angkut, penyediaan fasilitas pendukung operasional, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Seluruh pengembangan dan operasional CY 2 Merapi dilaksanakan dengan mengacu pada standar pelayanan yang berlaku, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Melalui pengoperasian CY 2 Merapi, KAI Logistik menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam mendukung distribusi energi nasional serta menghadirkan solusi logistik yang adaptif terhadap dinamika sektor transportasi dan logistik.

“Optimalisasi angkutan berbasis kereta api ini juga menjadi bagian dari upaya penerapan green logistics green melalui pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi energi,” pungkas Yuskal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.