BREAKING NEWS
 

Gas Sales Pertamina EP Limau Cetak Rekor, Tembus 3,1 MMSCFD

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 10 Agustus 2026 19:16 WIB
Pertamina EP Limau mencatat peningkatan gas sales pada 24 Juli 2026, yakni 3,1 MMSCFD, setelah workover sumur L5A-309 berhasil dilakukan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kegigihan Pertamina EP Limau untuk mengembalikan produksi sumur migas yang sudah tidak ekonomis membuahkan hasil.

Dengan melakukan workover pada sumur L5A-309, performa produksi gas mampu mencapai 6,7 MMSCFD dengan volume gas sales hingga 3,1 MMSCFD pada Juli 2026.

Secara statistik, gas sales sebesar 3,1 MMSCFD merupakan rekor gas sales tertinggi Pertamina EP Limau, bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 4.

Bahkan angka tersebut melampaui gas sales tertinggi (peak) yang sempat dicapai pada 2024 di angka 1 MMSCFD.

Baca juga : Pertamina EP Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Siswa SMP & SMA

Senior Manager Pertamina EP Limau Field Abdul Rachman Para Buana mengatakan, capaian ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Kontribusi pasokan gas bisa dioptimalisasi lewat sumur-sumur eksisting dengan pendekatan yang tepat. Kali ini, pendekatan dengan program recompletion berhasil untuk sumur L5A-309,” ungkapnya.

Workover merupakan upaya mengembalikan performa produksi sumur minyak dan gas (migas) eksisting melalui kegiatan kerja ulang.

Adsense

Pada Sumur L5A-309, workover dilakukan melalui program pindah lapisan (recompletion/zone change) dari dayer W4 menjadi W3.

Baca juga : Pertamina EP Monetisasi Gas Sengeti, Proyek Perdana di Jambi dalam 10 Tahun

Workover Sumur L5A-309 dillakukan kurang lebih dua pekan. Sumur tersebut mulai berproduksi kembali (onstream) pada pekan kedua Juli 2026.

Keberhasilan workover di Sumur L5A-309 akan menopang produksi gas di seluruh wilayah kerja Pertamina EP Limau Field. Pada 2026, perusahaan ditargetkan dapat memproduksi gas mentah di angka 11,32 MMSCFD.

Selain mencari sumber yang baru, Pertamina EP Limau Field akan menjaga angka produksi gas dengan melakukan workover pada sumur eksisting.

Perusahaan juga berencana menerapkan pendekatan serupa ke beberapa sumur eksisting demi dapat meningkatkan kontribusi terhadap pasokan energi nasional. 

Tentang PHR Zona 4

Baca juga : Pertamina EP Papua Field Jadi Destinasi Favorit Kuliah Lapangan Mahasiswa

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai. ‎

Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). ‎

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense