RM.id Rakyat Merdeka - Pasar Kepandean di Kota Serang, Banten, mulai memanfaatkan energi matahari untuk mendukung aktivitas ekonomi pedagang melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4 kilowatt peak (kWp).
Pemanfaatan energi surya tersebut merupakan bagian dari Program Pasar Energi Berdikari (PEB), yang mengintegrasikan energi bersih dengan edukasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program ini merupakan kolaborasi Pertamina, Pertamina Foundation, perguruan tinggi, Pemerintah Kota Serang, dan sejumlah mitra.
Selain pemasangan PLTS, program mencakup edukasi energi bersih serta penguatan kapasitas pedagang.
President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan, Pasar Energi Berdikari merupakan inovasi yang menghubungkan pemanfaatan energi terbarukan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
“Pasar Energi Berdikari merupakan inovasi Pertamina. Dalam pelaksanaannya PLTS ini berkapasitas 4 kWp yang mampu memberikan manfaat dalam penghematan listrik bagi pedagang di Pasar Kepandean. Kami ingin energi bersih hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, program ini tidak berhenti pada pemasangan PLTS, tetapi juga dilengkapi edukasi energi bersih dan penguatan kapasitas pedagang agar manfaatnya dapat terus dirasakan dan dikelola secara berkelanjutan,” ujar Agus.
Baca juga : Seequent Connect 2026 Perkuat Kolaborasi Geosains untuk Industri Nasional
Dalam pengembangan PEB di Pasar Kepandean, Pertamina Foundation melibatkan Universitas Pertamina dalam pemasangan PLTS.
Program tersebut memiliki tiga luaran utama, yakni instalasi energi bersih, edukasi energi bersih, serta pemanfaatan energi bersih untuk mendukung kegiatan ekonomi pasar.
Dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional, Pertamina melalui Pertamina Foundation juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang menggelar pelatihan operasional PLTS bagi pedagang kuliner di Pasar Kepandean.
Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai pengoperasian dan pemanfaatan PLTS secara aman dan tepat untuk mendukung kegiatan usaha sehari-hari.
Penguatan kapasitas UMKM juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Tugu Insurance berupa pelatihan literasi keuangan.
Materi pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pedagang dalam mengelola keuangan usaha guna mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.
Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menyambut positif kolaborasi antara perusahaan, perguruan tinggi, dan Pemerintah Kota Serang tersebut.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi antara perusahaan, universitas, dan Pemerintah Kota Serang. Program ini tidak hanya menghadirkan energi terbarukan melalui PLTS, tetapi juga memberikan edukasi dan penguatan kapasitas kepada para pedagang. Harapannya, keberadaan PLTS ini dapat digunakan dan dijaga secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang dan turut meningkatkan perekonomian para pedagang di Pasar Kepandean,” ujar Nur Agis.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-19 Kota Serang. Kolaborasi itu diharapkan memperkuat upaya pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Untuk memastikan PLTS dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, Pertamina Foundation melibatkan Sobat Bumi (Sobi) Pertamina dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam kegiatan monitoring dan evaluasi penggunaan serta operasional PLTS.
Melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, kondisi perangkat serta pemanfaatan PLTS dapat dipantau sehingga tetap berfungsi dan digunakan sesuai peruntukannya.
Keterlibatan mahasiswa juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam penerapan energi terbarukan dan pemberdayaan masyarakat.
Baca juga : Milad Ke-23 JSIT Indonesia Tekankan Kolaborasi & Inovasi Menuju Indonesia Emas
Bagi pedagang, manfaat PLTS mulai dirasakan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Haryati, salah satu pedagang di Pasar Kepandean, mengatakan penggunaan PLTS membantu menghemat listrik di kiosnya.
“Adanya PLTS ini sangat membantu dalam penghematan penggunaan listrik di kios. Kami juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara menggunakan energi PLTS dengan lebih baik. Semoga program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi pedagang di Pasar Kepandean,” ujar Haryati.
Melalui Program Pasar Energi Berdikari, pemanfaatan PLTS di Pasar Kepandean tidak hanya diarahkan untuk menyediakan energi bersih, tetapi juga mendukung edukasi, penguatan UMKM, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pasar Kepandean diharapkan menjadi contoh pemanfaatan energi terbarukan yang dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya pasar tradisional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.