BREAKING NEWS
 

Jamkrindo Berdayakan Masyarakat Garut Lewat Pengembangan Kedai Kopi

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Minggu, 23 Agustus 2026 06:18 WIB
Jamkrindo menggelar pengembangan Kedai Kopi di Garut Jawa Barat. (Foto; Dok Jamkrindo)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan berkelanjutan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Memasuki tahun kelima, program yang dijalankan bersama Salarea Foundation dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bunga Wana Lestari ini berkembang dari pelestarian lingkungan menjadi ekosistem pemberdayaan yang mengintegrasikan lingkungan, ekonomi produktif, pertanian, dan teknologi.

Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan program pemberdayaan Jamkrindo diarahkan untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan, dengan mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal menjadi aktivitas ekonomi yang produktif dan mandiri.

“Kami ingin memastikan program pemberdayaan Jamkrindo tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang mampu menciptakan nilai dan kemandirian bagi masyarakat," ujar Abdul Bari dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Baca juga : Jamkrindo Syariah Raih Anugerah Program Dampak Hijau Terbaik BAZNAS & DSN-MUI

Ia menambahkan, apa yang dibangun di Garut menunjukkan bahwa potensi lokal, pendampingan, teknologi, dan kolaborasi dapat diintegrasikan menjadi rantai ekonomi yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Selama lima tahun, salah satu capaian utama terlihat dari pengembangan Bank Sampah, yang semula hanya beroperasi di satu lokasi dan berfokus pada sampah plastik, kini telah berkembang menjadi dua lokasi.

Adsense

Bank Sampah juga mengolah sampah organik rumah tangga menjadi media tanam organik yang dimanfaatkan untuk mendukung pertanian warga sekaligus memiliki potensi nilai ekonomi.

Di sektor pertanian, Kebun Gizi telah menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Jati Bandung.

Baca juga : Jamkrindo Syariah Hadir di SYAFIF 2026 Banjarmasin Perkuat Literasi Penjaminan

Teknologi smart farming memungkinkan penyiraman dan pemupukan otomatis sekaligus menjadikan kebun sebagai sarana edukasi masyarakat.

Sementara itu, pengembangan Kebun Kopi di lahan Perhutani seluas lebih dari seratus hektare terus menunjukkan perkembangan positif.

"Ke depan, Jamkrindo mendorong penguatan hilirisasi melalui pengembangan Kedai Kopi yang tengah dipersiapkan menyambut panen perdana," ujar Abdul Bari. 

Kopi tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi akan diolah, disangrai, dan disajikan di kedai sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat.

Baca juga : Perayaan HUT ke-56 Jamkrindo

“Hilirisasi menjadi langkah penting agar manfaat ekonomi dari potensi lokal semakin besar dirasakan masyarakat. Kami berharap Kedai Kopi nantinya dapat menjadi ruang yang mempertemukan produk masyarakat dengan pasar sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi,” kata Abdul Bari.

Melalui pendekatan yang menghubungkan lingkungan, pertanian, teknologi, dan hilirisasi, program pemberdayaan Jamkrindo di Garut ditargetkan terus berkembang dan menjadi role model kemandirian ekonomi desa di tingkat nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense