BREAKING NEWS
 

INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Fundamental Keuangan Makin Kuat

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 31 Agustus 2026 12:33 WIB
Foto. Inalum

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peningkatan peringkat korporasi menjadi idAA/Stable dari sebelumnya idAA-/Stable berdasarkan hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Peringkat tersebut berlaku untuk periode 18 Agustus 2026 hingga 1 Juli 2027. Peningkatan satu tingkat itu mencerminkan penguatan fundamental bisnis dan ketahanan profil keuangan INALUM di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar.

Direktur Utama INALUM Melati Sarnita mengatakan, peningkatan peringkat tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap fundamental perusahaan sekaligus dorongan untuk terus menjaga kinerja secara berkelanjutan.

“Peningkatan peringkat ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi INALUM untuk terus menjaga fundamental bisnis dan kesehatan keuangan perusahaan,” ujar Melati dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut dia, di tengah agenda ekspansi perusahaan yang semakin besar, INALUM akan tetap mengedepankan disiplin investasi, memperkuat tata kelola, serta menjaga struktur pendanaan yang prudent.

Baca juga : Askrindo Kembali Raih Rating Kredit idAA+ Dorong Ketahanan Bisnis

Ia mengatakan, setiap langkah ekspansi diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga menciptakan nilai dalam jangka panjang serta memberikan kontribusi terhadap terwujudnya kemandirian industri aluminium nasional.

Peningkatan peringkat tersebut menjadi capaian positif setelah Pefindo mempertahankan peringkat INALUM pada level idAA-/Stable selama dua periode sebelumnya, yakni pada 2024 dan 2025. Capaian itu juga memperkuat posisi INALUM sebagai perusahaan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan rantai nilai aluminium di Indonesia.

Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM terus menjalankan transformasi dan pengembangan bisnis untuk mendorong terbentuknya industri aluminium nasional yang semakin terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Adsense

Salah satu faktor yang mendukung profil perusahaan adalah peran strategis INALUM dalam mengembangkan rantai nilai terintegrasi mulai dari bauksit hingga aluminium.

Pengembangan tersebut didukung sejumlah proyek utama, antara lain Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I dan II serta Smelter Aluminium II sebagai bagian dari penguatan ekosistem hilirisasi mineral nasional.

Baca juga : INALUM Cetak Rekor Kinerja Keuangan Dan Operasional Tertinggi Pada 2025

INALUM juga memiliki posisi di pasar domestik sebagai satu-satunya produsen aluminium primer hijau atau green aluminium di Indonesia, di tengah prospek pertumbuhan permintaan aluminium di dalam negeri maupun global.

Posisi tersebut didukung efisiensi operasional dan daya saing biaya, yang tercermin dari cash cost INALUM yang berada pada kuartil pertama dalam kurva biaya global.

Selain itu, basis pelanggan yang terdiversifikasi serta dukungan sumber energi dari pembangkit listrik tenaga air turut memberikan keunggulan struktural bagi perusahaan.

Di sisi lain, INALUM memproyeksikan kebutuhan pendanaan akan meningkat dalam periode 2026-2029 seiring pengembangan proyek strategis, khususnya SGAR II dan Smelter Aluminium II.

Namun, perusahaan menyatakan akan mengelola kebutuhan pendanaan tersebut melalui strategi yang terukur dan terdiversifikasi dengan tetap menjaga struktur permodalan, likuiditas, serta kemampuan menghasilkan arus kas yang sehat.

Baca juga : Warga Kuala Tanjung Kelola 2 Ton Sampah per Hari Jadi Sumber Ekonomi

Bagi INALUM, peningkatan peringkat menjadi idAA/Stable tidak hanya mencerminkan kondisi perusahaan saat ini, tetapi juga memperkuat fondasi untuk menjalankan agenda pertumbuhan pada masa mendatang.

INALUM berkomitmen menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, disiplin keuangan, efisiensi operasional, dan penerapan tata kelola perusahaan yang kuat.

Melalui penguatan fundamental dan penyelesaian berbagai proyek strategis, INALUM menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing industri aluminium nasional sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap agenda hilirisasi dan penciptaan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense