Dark/Light Mode

INALUM Cetak Rekor Kinerja Keuangan Dan Operasional Tertinggi Pada 2025

Senin, 22 Juni 2026 17:08 WIB
Foto: Inalum
Foto: Inalum

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), anggota Grup MIND ID, membukukan kinerja keuangan dan operasional tertinggi sepanjang lebih dari 50 tahun perjalanan perusahaan pada Tahun Buku 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta. Dalam rapat itu, pemegang saham menyetujui lima mata acara, termasuk pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian, penggunaan laba bersih, serta perubahan susunan pengurus perseroan.

Corporate Secretary PT INALUM Mahyaruddin A.R. mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional yang dijalankan perusahaan secara konsisten.

"Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," ujar Mahyaruddin dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Baca juga : Grab dan Kemenpar Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional Lewat Bintang 5 Awards 2026

Sepanjang 2025, pendapatan INALUM meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan volume penjualan dan harga jual komoditas. Sementara itu, laba bersih konsolidasian tumbuh 15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), sedangkan EBITDA naik 17 persen.

Di sisi operasional, produksi aluminium mencapai 280.082 metrik ton atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan juga mencetak rekor sebesar 280.141 metrik ton atau naik sekitar 1 persen secara tahunan.

Perseroan menyebut capaian produksi dan penjualan tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Peningkatan itu didukung oleh selesainya Proyek Pot Upgrading yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi menjadi arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

Dalam aspek tata kelola, INALUM memperoleh predikat tingkat kesehatan perusahaan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat". Perseroan juga meraih Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari PEFINDO.

Baca juga : Sultra Susun Peta Jalan Perlindungan Mangrove hingga 2055

Selain itu, pencapaian Key Performance Indicators (KPI) kolegial tahun 2025 tercatat sebesar 85,54 persen berdasarkan hasil audit, sementara peringkat komposit risiko berada pada Peringkat 2.

Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) juga menunjukkan peningkatan. Tingkat adopsi ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan mencapai 87,54 persen pada 2025, meningkat dari 81,01 persen pada tahun sebelumnya.

Pada bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), INALUM merealisasikan sejumlah program, antara lain pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tiga lokasi, serta penyaluran pendanaan bagi usaha mikro dan kecil.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi.

Baca juga : Belanda Kehilangan Bek Arsenal Jelang Piala Dunia 2026

Susunan Dewan Komisaris terdiri atas Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Musa Bangun, Komisaris Indra Simarta, Ali Said, dan Kardwiyana Ukar, serta Komisaris Independen Hari Soebagijo.

Sementara susunan Direksi terdiri atas Direktur Utama Melati Sarnita, Direktur Keuangan Ken Permana, Direktur Operasi Ivan Ermisyam, Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial Arif Haendra, serta Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Bisnis Kemal Sudiro.

Perseroan optimistis kepengurusan baru akan mampu melanjutkan momentum pertumbuhan perusahaan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, serta meningkatkan kontribusi bagi negara dan para pemangku kepentingan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.