BREAKING NEWS
 

Agincourt Resources Gelar OlympiAR 2026 Dorong Integrasi Geosains

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 4 September 2026 20:35 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (empat dari kanan), memukul gong menandai pembukaan resmi OlympiAR 2026, didampingi Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis (lima dari kiri), dan para tamu undangan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (4/9/2026). (Dok: PTAR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources, bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) resmi membuka ajang kompetisi geosains nasional Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).

Ajang tahunan ketiga ini mengusung tema "Orebody to Ecosystem: Integrating Mining Performance and Environmental Resilience" dan dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis saat pembukaan acara di ITB menegaskan bahwa kualitas pengambilan keputusan menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan kompetisi tahun ini.

"Orebody adalah awal dari rangkaian keputusan, bukan akhir dari pekerjaan geologi. Data yang kita bangun akan memengaruhi desain tambang, keselamatan, pengelolaan air dan material sisa, rehabilitasi, hingga pascatambang. Karena itu, kinerja pertambangan dan ketangguhan lingkungan harus dirancang dalam keputusan yang sama sejak awal," kata Rahmat dalam keterangan tertulis yang diterima RM.ID, Jumat (4/9/2026).

Baca juga : Seequent Connect 2026 Perkuat Kolaborasi Geosains untuk Industri Nasional

Ketua MGEI, Rosalyn Wuliandhary, menyampaikan bahwa tantangan industri pertambangan masa depan membutuhkan pemikiran yang lintas disiplin ilmu.

"Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya kuat dalam geosains atau mining, tetapi mampu berpikir secara integrative, menghubungkan geosains, mining, processing, teknologi, ekonomi, lingkungan, dan masyarakat," tutur Rosalyn.

Adsense

Dukungan terhadap pengembangan kompetensi terintegrasi ini juga disuarakan oleh pemerintah.

Kepala Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Kementerian ESDM, Agung Pribadi, mengingatkan status Indonesia sebagai salah satu produsen mineral utama dunia.

Baca juga : IAGI Dorong Geosains Jadi Fondasi Kebijakan Bencana Dan Pembangunan

"Karena itu, kontribusi akademisi, pelaku usaha, dan asosiasi profesi menjadi krusial untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia," ujar Agung.

Guna menjangkau talenta di luar Pulau Jawa, panitia memberikan penghargaan khusus bagi peserta dari kampus-kampus di Pulau Sumatra. Setelah pembukaan di Bandung, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlanjut ke Universitas Negeri Padang (UNP) pada 8 September 2026.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian, berharap ajang ini dapat memperluas wawasan praktis para mahasiswa.

"Kami ingin OlympiAR menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga membuka wawasan, membangun jejaring, dan melihat langsung bagaimana ilmu yang mereka pelajari dapat diterapkan di industri dan dunia kerja," ucap Katarina.

Baca juga : Agincourt Klarifikasi Penghentian Produksi: Fokus Tanggap Darurat-Verifikasi KLH

Kompetisi OlympiAR 2026 terbuka bagi mahasiswa program studi geologi, teknik pertambangan, ilmu kebumian, hingga teknik lingkungan.

Selain pemenang menerima hadiah uang tunai, tim juara pertama juga memperoleh kesempatan program magang secara langsung di Tambang Emas Martabe, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense