RM.id Rakyat Merdeka - Bagi pelaku UMKM, memiliki akun media sosial baru merupakan langkah awal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengisinya secara konsisten dengan konten yang mampu memperkenalkan produk kepada calon pelanggan, di tengah keterbatasan waktu dan tenaga.
Kebutuhan tersebut menjadi fokus program Jurnalis Mengajar yang digelar PT Astra International Tbk bersama Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra dan Kompas Institute.
Sebanyak 50 pelaku UMKM binaan Astra mengikuti pelatihan mengelola media digital hingga membuat foto dan video produk menggunakan ponsel.
Program bertema “Membangun Fondasi Media Digital untuk Bisnis dan Membuat Konten yang Menarik dan Mudah Diproduksi” tersebut menjadi bagian dari pembinaan UMKM menuju usia ke-70 Astra.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, kemampuan memanfaatkan media digital semakin dibutuhkan seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.
Baca juga : Astra Dorong UMKM Binaan Mandiri Dan Berdaya Saing Di Era Digital
“Melalui program Jurnalis Mengajar, kami ingin mendorong UMKM binaan Astra tidak hanya mampu menghasilkan konten yang menarik, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik dalam membangun komunikasi dan memperkenalkan nilai produknya kepada masyarakat,” ujar Boy.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan digital dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Dari Mengatur Akun hingga Memotret
Produk Pelatihan dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kebutuhan usaha sehari-hari. Pemimpin Redaksi Kompas.com Amir Sodikin membawakan materi mengenai fondasi media digital untuk bisnis.
Peserta belajar mengoptimalkan profil akun media sosial, menyusun rencana konten sederhana untuk satu minggu, serta menulis keterangan promosi untuk produk atau layanan.
Materi tersebut ditujukan agar pelaku UMKM memiliki arah dalam mengelola akun usahanya.
Baca juga : Blangkon Jawa Bertahan di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar
Sementara itu, Multimedia Superintendent Harian Kompas Iwan Andryanto mengajarkan pembuatan foto dan video produk menggunakan ponsel.
Materinya meliputi pencahayaan, komposisi gambar, desain konten sederhana, hingga penyuntingan foto dan video melalui aplikasi.
Peserta juga langsung mempraktikkan materi menggunakan produk masing-masing. Dengan demikian, teknik yang dipelajari dapat langsung diterapkan sekaligus menghasilkan konten untuk kebutuhan usaha.
Dukungan diberikan setelah pelatihan. Seluruh peserta mendapat akses perangkat pendukung kreasi konten digital serta langganan Kompas.id selama tiga bulan.
Bekal untuk Memperluas Pasar
Kemampuan membuat konten menjadi bagian dari pembinaan UMKM yang dijalankan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra.
Baca juga : BRI Beberkan 3 Kunci UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
Pembinaan tersebut mencakup penguatan mentalitas dasar, peningkatan mutu, efisiensi biaya, ketepatan waktu pengiriman, serta fasilitasi akses pasar.
Pelatihan media digital diharapkan membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.
Keterampilan tersebut menjadi bekal tambahan setelah mereka mendapatkan pendampingan dalam mengelola kualitas dan operasional usaha.
Program Jurnalis Mengajar merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju 70 tahun Astra dengan tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”.
Melalui pembinaan UMKM, Astra mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar semakin mandiri sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.