BREAKING NEWS
 

BNI Komit Perkuat Lestarikan Batik Jadi Identitas Budaya Indonesia

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 2 Oktober 2026 12:16 WIB
Ilustrasi kerajinan batik. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan batik sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Bertepatan dengan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, komitmen tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan batik di lingkungan kerja sekaligus dukungan terhadap perajin dan pelaku usaha batik di berbagai daerah.

Di lingkungan BNI, batik telah menjadi bagian dari busana kerja pegawai dan dikenakan dua kali dalam sepekan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk konsistensi perseroan dalam menjaga kedekatan dengan warisan budaya Indonesia sekaligus menempatkan batik sebagai bagian dari aktivitas profesional sehari-hari.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, batik tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi bagian dari kegiatan ekonomi yang melibatkan banyak perajin dan pelaku UMKM.

Baca juga : Krisis Regenerasi, Perajin Batik Indonesia Menyusut

"Bagi BNI, batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak perajin dan pelaku UMKM. Karena itu, pelestarian batik perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas usaha, perluasan pasar, dan keberlanjutan para pelakunya," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2026).

Okki menambahkan, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari partisipasi dalam kegiatan budaya hingga pemberdayaan pelaku usaha.

BNI berupaya membuka ruang yang lebih luas agar produk batik dan kriya Indonesia semakin dikenal serta memiliki kesempatan untuk berkembang.

Adsense

Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam Puspa Nuswantara 2026 pada Juli lalu di Jakarta.

Baca juga : Ekspor Batik 2025 Naik 32,5%, Kemenperin Genjot Daya Saing IKM

Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan UMKM binaan untuk memperluas eksposur produk batik dan kriya dari berbagai daerah. BNI juga mendukung peningkatan kapasitas perajin melalui pelatihan dan pendampingan, termasuk dalam pengembangan produk dan penerapan praktik usaha yang lebih berkelanjutan.

Upaya tersebut diarahkan agar pelaku usaha dapat terus berinovasi dan memperkuat daya saing.

"Pelestarian budaya tidak berhenti pada menjaga warisan yang sudah ada, tetapi juga bagaimana memastikan para pelaku di dalamnya dapat terus berkembang. Karena itu, kami berupaya menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan UMKM, pengembangan produk, dan perluasan pasar," kata Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung penguatan sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis budaya yang tumbuh di berbagai daerah.

Baca juga : Hari Batik Nasional, Kreator Bigo Live Kenalkan Batik kepada Audiens Global

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas UMKM sekaligus mendorong produk budaya Indonesia agar memiliki daya saing yang semakin baik.

Sejalan dengan perjalanan delapan dekade dan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI akan terus mendukung pelestarian batik melalui langkah yang tidak hanya menjaga nilai budayanya, tetapi juga memperkuat keberlanjutan usaha para perajin dan pelaku UMKM.

Melalui momentum Hari Batik Nasional, BNI berharap semakin banyak pelaku usaha batik mampu berkembang, berinovasi, serta memperluas pasar dari tingkat lokal hingga nasional dan global. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense