RM.id Rakyat Merdeka - Chief Financial Officer (CFO) PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) Dradjat Irwansyah meraih CFO Award 2026 atas kontribusinya dalam menjaga kesehatan keuangan dan memperkuat fundamental perusahaan.
Penghargaan yang diselenggarakan Media Asuransi tersebut diserahkan dalam rangkaian Top Digital Financial Award 2026 di Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Penghargaan itu diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025, yang mencakup kecukupan modal, kualitas laba dan efisiensi operasional, serta likuiditas.
Penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri dengan mengacu pada data publik, termasuk laporan keuangan dan publikasi perusahaan.
Baca juga : Sabet Best Reinsurance 2026, Ini Strategi Tugure Perkuat Kinerja
Sejumlah indikator yang menjadi pertimbangan meliputi solvabilitas, pertumbuhan ekuitas, profitabilitas, efisiensi biaya, hasil investasi, rasio kecukupan investasi, likuiditas, serta kualitas laporan keuangan berdasarkan penerapan PSAK 117.
Penilaian juga mencakup aspek tata kelola, status audit dan opini, ketepatan waktu publikasi laporan keuangan, reputasi perusahaan, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Dradjat menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Tugure yang telah berkontribusi dalam menjaga kinerja perusahaan.
Menurut dia, pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga memastikan perusahaan memiliki fundamental yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Baca juga : Gelar Charity Golf, Tugure Himpun Donasi Rp 172 Juta Untuk Bantu Pendidikan Anak
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit per 31 Desember 2025, Tugure mencatatkan hasil jasa asuransi sebesar Rp 192,2 miliar, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Dari sisi investasi, perusahaan membukukan hasil investasi sebesar Rp 254,4 miliar atau tumbuh 57 persen secara tahunan (year-on-year).
Kinerja tersebut turut mendukung perolehan laba bersih Tugure sebesar Rp 110 miliar sepanjang 2025, yang mencerminkan kontribusi kinerja operasional serta pengelolaan portofolio dan investasi perusahaan.
Pada aspek permodalan, Tugure mencatatkan ekuitas sekitar Rp 1,5 triliun dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 201,43 persen pada akhir 2025.
Baca juga : Tugure Soroti Perang Harga Di Industri Reasuransi
Capaian tersebut mencerminkan kemampuan permodalan dan solvabilitas perusahaan dalam mendukung keberlangsungan usaha.
Raihan CFO Award 2026 itu sekaligus menegaskan pentingnya peran pengelolaan keuangan dalam memperkuat fundamental perusahaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko, peningkatan kualitas pelaporan, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.