BREAKING NEWS
 

Capital Inflow RI Tembus Rp 131,1 Triliun, Saham Masih Ditinggal Investor

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 9 Oktober 2026 11:07 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Suahasil Nazara menegaskan, pemerintah terus berupaya menjaga arus modal masuk (capital inflow) dan meningkatkan kepercayaan investor.

Arus modal masuk di sepanjang tahun 2026, tercatat berjumlah Rp 131,1 triliun. Khusus di periode triwulan IV hingga 7 Oktober 2026, angkanya mencapai Rp 22,01 triliun.

"Triwulan I masih negatif, triwulan II naik sangat tinggi. Triwulan III terjadi moderasi, triwulan IV hingga Oktober mulai masuk inflow lagi. Sehingga, secara annual, inflow-nya adalah Rp 131 triliun," jelas Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Baca juga : Defisit APBN September 2026 Rp 319 Triliun, Suahasil: Ini On Track

Suahasil menuturkan, arus modal yang masuk ke Indonesia di sepanjang tahun ini didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN).

"SBN saat ini lebih attractive, bisa mengundang inflow Rp 36,7 triliun. Selama enam hari di bulan Oktober, inflow Rp 8 triliun," ujarnya.

Adsense

Sementara Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) berhasil mencetak inflow Rp 178,6 triliun.

Baca juga : Dibuka Menguat Ke 6.039, IHSG Masih Dibayangi Harga Minyak

"Kita tahu, SRBI dikeluarkan Bank Indonesia dengan tenor pendek. Kalau SBN, tenornya mayoritas panjang. Makin panjang, makin mencerminkan confidence terhadap surat berharga Republik Indonesia," papar Suahasil.

Untuk saham, lanjutnya, masih tercatat outflow Rp 84,2 triliun dalam setahun. Bersyukur, kondisi ini bisa disiasati dengan koordinasi fiskal dan moneter yang baik. Sehingga, dapat diperoleh inflow melalui instrumen SBN dan SRBI. 

"Ini untuk meng-cover outflow yang sementara terjadi di saham," ujar Suahasil. 

Baca juga : Menghijau Lagi, IHSG Dibuka Ke Posisi 6.154 Pagi Ini

Menurutnya, hal tersebut mencerminkan daya tarik aset rupiah. Suahasil memastikan pihaknya akan terus menjaga kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi makro. Sekaligus memperkuat sinergi fiskal dan moneter, juga dengan Danantara.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense