RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BNM), Sarman Simanjorang bersama jajaran Direksi, menanam 2.000 bibit mangrove di Pantai Tanjung Sari, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, mengurangi abrasi, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Penanaman mangrove tersebut dilaksanakan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dan menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) atau lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Bangun Ruang Belajar dan Mimpi Anak-Anak Pesisir Sulawesi
Sarman mengatakan, penanaman mangrove merupakan bentuk tanggung jawab sosial perseroan sekaligus dukungan terhadap pelestarian kawasan pesisir, khususnya di Pantai Tanjung Sari yang berada di salah satu destinasi wisata favorit Indonesia.
“Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perseroan, penanaman 2.000 mangrove ini adalah dukungan kami untuk mengurangi laju abrasi yang terjadi di Pantai Tanjung Sari, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya carbon offset atau pengimbangan emisi karbon dari aktivitas utama bisnis perusahaan,” ujar Sarman.
Sebagai perusahaan terbuka yang bergerak di bidang logistik dan transportasi laut serta sungai, khususnya pengangkutan batu bara, BNM berkomitmen untuk terus memperkuat praktik bisnis yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Masyarakat Pesisir Lewat Sekolah Alam
Menurut Sarman, upaya pelestarian mangrove di kawasan pesisir diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari membantu menekan abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga mendukung penyerapan karbon untuk menghadapi perubahan iklim.
Kegiatan penanaman yang bekerja sama dengan Aksi Bumi tersebut melibatkan sekitar 25 petani lokal serta dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan dan pemeliharaan mangrove ke depannya.
Keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program. Pasalnya, keberhasilan rehabilitasi kawasan pesisir tidak hanya ditentukan oleh penanaman bibit, tetapi juga oleh perawatan dan pemantauan pertumbuhan mangrove secara berkelanjutan.
Baca juga : J Trust Bank Jaga Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove
Sarman berharap, penanaman mangrove ini dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam menghadapi ancaman perubahan iklim.
“Harapannya, laju abrasi dapat berkurang, ekosistem pesisir tetap terjaga secara berkelanjutan, dan penyerapan karbon dari mangrove yang ditanam dapat menjadi bagian dari kontribusi bersama dalam melawan perubahan iklim,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BNM menegaskan komitmennya untuk menjadikan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan, sejalan dengan upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas bisnis, kepedulian sosial, dan pelestarian alam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.