BREAKING NEWS
 

Telkomsel Pamerkan 9 Solusi AI Lokal untuk Perkuat Kedaulatan Digital

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB
Foto: Telkomsel

RM.id  Rakyat Merdeka - Telkomsel memamerkan sembilan produk dan layanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) buatan Indonesia dalam ajang Bali Tech Week 2026 untuk memperkuat kedaulatan digital nasional sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Pameran yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 tersebut menjadi wadah bagi Telkomsel untuk memperkenalkan inovasi AI lokal kepada pemerintah, pelaku industri, akademisi, pengembang teknologi, dan masyarakat. Melalui kegiatan itu, perusahaan juga menjaring masukan untuk menyempurnakan solusi yang dikembangkan sebelum memasuki tahap pengembangan berikutnya.

Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan, pengembangan teknologi harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut dia, Telkomsel tidak hanya berfokus pada penyediaan konektivitas, tetapi juga ingin menghadirkan AI yang dikembangkan di Indonesia dan mampu menjawab kebutuhan nasional.

“Teknologi menjadi berarti ketika manfaatnya benar-benar dirasakan. Karena itu, perjalanan Telkomsel tidak berhenti pada konektivitas. Kami ingin menghadirkan AI yang dikembangkan di Indonesia dan memahami kebutuhan Indonesia,” ujar Nugroho dalam keterangannya di Bali, Senin (20/10).

Dia mengatakan, sembilan solusi AI yang ditampilkan dalam Bali Tech Week 2026 masih membutuhkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan agar pengembangannya semakin relevan, aman, dan bertanggung jawab.

Baca juga : Dukung MotoGP Mandalika, Telkomsel Perkuat Jaringan 5G

Menurut Nugroho, kolaborasi antara industri, pemerintah, akademisi, pengembang, dan mitra menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan teknologi sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Sembilan solusi yang diperkenalkan mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari keamanan ruang digital, akses AI untuk kegiatan sehari-hari, pendidikan, hingga operasional bisnis dan pengelolaan rumah pintar.

Untuk meningkatkan keamanan digital, Telkomsel menghadirkan SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling), yang memanfaatkan AI untuk mengenali indikasi penipuan, pesan spam, dan komunikasi mencurigakan. Solusi tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mengidentifikasi potensi ancaman lebih awal.

Adsense

Telkomsel juga memperkenalkan OCTA (One Core, a Thousand AI-bilities) untuk menyederhanakan akses ke berbagai layanan AI serta Adelia (Admirable Daily AI for Indonesian), mesin pencarian dan asisten berbasis AI yang membantu pengguna menemukan informasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di sektor pendidikan, Sacred Octagon menawarkan pembelajaran matematika berbasis permainan dengan dukungan AI melalui pendekatan GASING (Gampang, Asik, Menyenangkan) yang dikembangkan Prof. Yohanes Surya. Berdasarkan hasil pelatihan di Bali yang disampaikan Telkomsel, penggunaan metode GASING mampu meningkatkan skor rata-rata matematika peserta dari 30 menjadi 80 setelah 15 hari pelatihan.

Baca juga : Telkomsel Seleksi 20 Technopreneur AI, 10 Terbaik Masuk NextDev Academy

Sementara itu, untuk mendukung transformasi bisnis, Telkomsel menampilkan OCTA Enterprise sebagai pusat akses berbagai kemampuan AI bagi perusahaan. AUREL (Advanced Ubiquitous Reporting for Executive Intelligence) juga dikembangkan untuk membantu pengguna memperoleh ringkasan kondisi bisnis, mencari informasi internal perusahaan, serta memantau keputusan dan tindak lanjut operasional.

Dalam AUREL terdapat SAVIA (Smart AI Voice Interactive Assistant), yang dirancang untuk mengotomatisasi panggilan bisnis, seperti layanan pelanggan, telemarketing, penagihan, dan pengingat pembayaran. Telkomsel turut memperkenalkan AI Video Analytics untuk mendeteksi serta mengidentifikasi objek dalam rekaman video dan mengolahnya menjadi informasi yang bermanfaat.

Untuk kebutuhan rumah tangga, IndiHome Aura mengeksplorasi integrasi konektivitas rumah, Internet of Things (IoT), dan energi surya. Adapun AURA (Advanced Unified Retail Access) ditujukan bagi pelaku usaha dengan menggabungkan konektivitas Wi-Fi, interaksi pelanggan, dan analitik untuk membantu pengelolaan layanan.

Selain sembilan solusi tersebut, Telkomsel memperkenalkan Solution Hub sebagai sarana bagi pelanggan untuk menemukan berbagai model AI, melakukan pembayaran menggunakan satu saldo khusus, dan mengakses layanan melalui satu akun. Platform ini merupakan bagian dari Hitakari AI, komitmen Telkomsel untuk mendekatkan manfaat AI kepada masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi inisiatif industri telekomunikasi dalam mengembangkan produk dan layanan teknologi yang mendukung agenda pembangunan nasional. Dia menegaskan bahwa pencapaian target transformasi digital pemerintah membutuhkan dukungan nyata dari industri, termasuk operator telekomunikasi.

Baca juga : Telkomsel Jabar Umumkan 6 Pemenang Kompetisi Video 5G

Meutya juga menekankan pentingnya kemandirian dalam menentukan arah pengembangan AI nasional agar sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan Indonesia. Menurut dia, kecepatan pengembangan teknologi tersebut tidak semestinya ditentukan oleh negara lain atau perusahaan teknologi luar.

“Kecepatan kita dalam pengembangan AI tidak boleh ditentukan oleh negara lain ataupun perusahaan teknologi luar, melainkan harus kita tentukan sendiri secara berdaulat,” kata Meutya.

Melalui partisipasi dalam Bali Tech Week 2026, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui pengembangan AI lokal dan kolaborasi lintas sektor, sejalan dengan upaya membangun kemandirian teknologi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense