Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kumpul Bareng, Telkomsel Ajak Bos Logistik Kebut Digitalisasi, Begini Caranya
Jumat, 4 September 2026 16:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Telkomsel membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri untuk mempercepat transformasi digital sektor logistik nasional melalui pemanfaatan konektivitas, data, kecerdasan buatan (AI), internet of things (IoT), hingga solusi keamanan digital.
Komitmen tersebut diperkuat melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Connecting the Future of Indonesia’s Logistics Ecosystem” yang digelar Telkomsel bersama Supply Chain Indonesia (SCI) di Jakarta, Selasa (2/9/2026).
Forum tersebut mempertemukan sekitar 35 pimpinan perusahaan logistik nasional, BPI Danantara, dan Pos Indonesia untuk membahas berbagai tantangan industri serta peluang pemanfaatan teknologi dalam membangun ekosistem logistik yang lebih efisien, aman, dan terintegrasi.
VP Industrial and Resources Account Management Telkomsel Nyoman Adiyasa mengatakan, transformasi digital perlu memberikan dampak nyata terhadap kegiatan bisnis, mulai dari mempercepat pengambilan keputusan hingga meningkatkan efisiensi operasional.
“Memperkuat daya saing logistik Indonesia menjadi salah satu cara Telkomsel untuk melayani sepenuh hati. Transformasi digital harus terasa hasilnya bagi bisnis, keputusan lebih cepat, biaya lebih terkendali, operasi lebih aman, dan pelanggan lebih terlayani,” kata Nyoman.
Baca juga : Piala by.U 2026 Cari 14 Pemain Terbaik, Bisa Masuk Klub Pro
Menurut dia, Telkomsel membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha untuk memulai transformasi dari persoalan yang paling mendesak sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Telkomsel, lanjut dia, menggabungkan berbagai kapabilitas teknologi, mulai dari konektivitas, data, AI, IoT, keamanan siber, hingga layanan digital lainnya untuk membangun langkah transformasi yang dapat dikembangkan seiring pertumbuhan bisnis.
Dalam technology showcase, Telkomsel Enterprise menampilkan sejumlah solusi yang dapat diterapkan dalam kegiatan logistik, seperti IoT FleetSense untuk pengelolaan armada dan pemantauan perilaku pengemudi.
Selain itu, terdapat layanan Push-to-Talk untuk mendukung koordinasi petugas di lapangan, CCTV AI untuk pengawasan dan percepatan respons terhadap insiden, serta SiteSense yang dapat membantu perusahaan menentukan lokasi bisnis secara lebih optimal.
Solusi tersebut menjadi bagian dari portofolio Telkomsel Enterprise yang mencakup konektivitas tetap dan bergerak, jaringan privat, komputasi awan dan edge, keamanan siber, managed services, analitik data, serta kecerdasan buatan.
Baca juga : Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores, Berikan Bantuan Hingga Paket Darurat
Berbagai teknologi tersebut dapat diterapkan secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan, mulai dari pengelolaan armada dan gudang hingga titik distribusi dan layanan kepada pelanggan.
Digitalisasi dinilai semakin penting di tengah sejumlah tantangan yang dihadapi industri logistik, seperti tingginya biaya operasional, sistem pelacakan yang masih terfragmentasi, kompleksitas koordinasi di lapangan, hingga kebutuhan mengelola distribusi melalui berbagai moda transportasi.
Kebutuhan transformasi tersebut juga semakin meningkat seiring pertumbuhan perdagangan elektronik dan upaya penataan BUMN di sektor logistik.
Salah satu contoh penerapan transformasi digital ditunjukkan melalui pengembangan 5G Smart Warehouse oleh Telkomsel Enterprise bersama Huawei.
Penerapan konektivitas 5G, kendaraan berpemandu otomatis, simulasi digital twin, dan CCTV berbasis AI tersebut disebut mampu meningkatkan kinerja pengambilan barang hingga 25 persen.
Baca juga : Program Virtuship Telkomsel Dukung Pengalaman Kerja Mahasiswa Berbasis Proyek
Transformasi tersebut juga memangkas waktu persiapan dari empat jam menjadi tiga jam, mengoptimalkan penggunaan material hingga 80 persen, serta mengurangi penggunaan kertas sebesar 40 persen.
Melalui FGD tersebut, Telkomsel Enterprise dan SCI mendorong tindak lanjut kolaborasi yang dapat menghubungkan kebutuhan nyata perusahaan logistik dengan solusi teknologi dan mitra yang sesuai.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat transformasi digital industri sekaligus memperkuat daya saing dan ketahanan rantai pasok nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya